Harga Daging Sapi di Bandarlampung Bertahan Tinggi

   •    Minggu, 19 Nov 2017 16:06 WIB
daging sapi
Harga Daging Sapi di Bandarlampung Bertahan Tinggi
Illustrasi. MTVN/Latief Rochyana.

Bandarlampung: Sejumlah pedagang menyebutkan harga daging sapi di Kota Bandarlampung masih bertahan tinggi, yakni Rp120 ribu per kilogram (kg), sementara stok daging tetap banyak.

"Harga daging sapi masih bertahan. Namun, volume penjualan daging yang cenderung tak naik," kata Andre, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Lelang, Bandarlampung dikutip dari Antara, Minggu, 19 November 2017.

Ia menyebutkan harga daging sapi tetap bertahan tinggi meski pasokan daging sapi lancar.

"Membeli sapi dari feedloter juga tak sulit," katanya sambil mengatakan bahwa harga sapi tetap bertahan Rp43.700- Rp44.600 per kg.

Karena pembelian daging cenderung bertahan, ia menyebutkan para pedagang kini sulit menjual daging satu ekor sapi dalam sehari.

"Pada hari biasa, saya cuma menjual daging sapi setengah ekor. Saya sama sesama pedagang membeli satu ekor sapi, kemudian dagingnya dibagi dua, selanjutnya djual secara ecer di pasar," katanya.

Di Lampung terdapat 11 feedloter dengan kapasitas kandang 117.700 ekor. Sapi impor yang digemukkan di Lampung didatangkan dari Australia melalui Pelabuhan Panjang, Bandarlampung.

Lampung adalah salah satu penghasil daging utama di Indonesia, terutama daging sapi impor hasil penggemukan. Sapi impor didatangkan ke Lampung untuk digemukkan di usaha penggemukan sapi. Setelah digemukkan, sapi-sapi itu kemudian dikirimkan ke sejumlah wilayah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, dan sejumlah daerah lain di Jawa Barat.

Provinsi Lampung bertekad menjadi lumbung ternak nasional. Lampung bersama Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat saat ini tercatat sebagai lumbung ternak.


(SAW)


Luhut: Gaji Pilot Garuda Indonesia Sudah Besar

Luhut: Gaji Pilot Garuda Indonesia Sudah Besar

21 minutes Ago

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan mediasi antara Serikat…

BERITA LAINNYA