Masalah Pajak, BKPM Komunikasi dengan Google

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 19 Sep 2016 16:57 WIB
pajak
Masalah Pajak, BKPM Komunikasi dengan Google
Google. AFP PHOTO/EMMANUEL DUNAND.

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah berkomunikasi erat dengan Google, Apple, maupun Facebook‎ terkait pajak yang harus dibayarkan ke Pemerintah Indonesia. Sampai saat ini, perusahaan internet jasa digital lokal yang malah sangat patuh pada pembayaran pajak untuk negara.

"Komunikasi ‎erat dengan Google, Apple, dan Facebook. Itu harus fair, jangan sampai Tokopedia, Traveloka, malah bayar pajak mereka dan menghadapi persaingan yang luas," ungkap ‎Kepala BKPM Thomas Lembong, ‎ditemui di kantor pusat BKPM, Jakarta, Senin (19/9/2016).

BKPM, menurut Thomas, akan terus mengikuti perkembangan masalah Google di dalam negeri. Pada saat ini, pemerintah akan mencari jalan yang tengah bagi pelaku digital kakap yang datang dari luar negeri agar masalah persaingan bisa lebih clear. 

"Kita jelaskan fairness, mengangkat kembali kompetisi. Kita cari titik tengah yang fair untuk pelaku digital," terang Tom sapaan akrab Thomas Lembong.

‎Perusahaan Google tidak hanya membayar pajaknya di Indonesia, tapi dilakukan di hampir semua negara. Negara yang sudah dibayar pajaknya oleh Google cuma Inggris. 

Namun, meskipun Google sudah membayar pajak ke Pemerintah Inggris, Tom menekankan, Menteri Keuangan (Menkeu) dari Inggris dipermalukan oleh Google. Pasalnya, Google hanya membayar sedikit pajak ke Pemerintah Inggris.

‎"Internet jasa digital beroperasi secara global menjadi tantangan yang dihadapi sebuah negara. Pemerintah inggris ngos-ngosan ngejar Google, Menkeu mereka dipermalukan. Tantangan pajak kepada dunia digital sangat bermasalah," tutup Tom yang pernah menjabat Menteri Perdagangan (Mendag).


(SAW)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA