RNI Bidik Produksi Gula hingga 316 Ribu Ton

Ade Hapsari Lestarini    •    Minggu, 13 Aug 2017 14:34 WIB
gula
RNI Bidik Produksi Gula hingga 316 Ribu Ton
Tebu. ANT/Dedhez Anggara.

Metrotvnews.com, Tarakan: PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menargetkan produksi gula di tahun ini mencapai 316 ribu ton dibandingkan tahun lalu sebesar 283 ribu ton.

Direktur Utama RNI B. Didik Prasetyo mengungkapkan, kenaikan target tersebut karena didukung faktor cuaca dan angka rendeman tebu yang membaik.

"Sampai saat ini angka rendeman tebu mencapai 7,76 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 6,4 persen," ujar Didik usai melakukan jalan sehat BUMN untuk Negeri, di Tarakan, Minggu 13 Agustus 2017.

Cuaca yang mendukung, lanjut dia, menjadi salah satu faktor naiknya target produksi gula RNI. Namun demikian, harga gula yang anjlok membuat luasan areal tebu akan mengalami penyusutan karena petani akan beralih ke usaha tani lain.

Pihaknya pun memperkirakan luas tanam tebu di wilayah RNI pada musim giling tahun depan hanya 53 ribu hektare (ha) atau berkurang 3.000 ha dari luas tanam tebu pada tahun ini.

"Cuaca lebih mendukung dan pabrik Rojo Agung di Madiun mesinnya baru itu saja sudah 7,9 persen. Produksi gula per 4 Agustus sebesar 102 ribu ton. Tahun lalu, lebih rendah karena rendemen. Proyeksi sampai selesai panen Desember itu 316 ribu ton. Tahun lalu realisasinya 283 ribu ton. Tahun ini akan sama dengan 2015," pungkasnya.

Seperti diketahui, dalam bidang agro-industri, RNI memiliki dan mengelola sembilan pabrik gula yang tersebar di Jawa Barat, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Kemudian memiliki perkebunan sawit dan teh serta beberapa pabrik pengolahan hulu dan samping berbasis tebu.


(SAW)