RI Usulkan Batam jadi Pusat Ekonomi Digital

   •    Jumat, 08 Sep 2017 09:27 WIB
investasi di batamekonomi digital
RI Usulkan Batam jadi Pusat Ekonomi Digital
Suasana di kawasan Nagoya sebagai pusat bisnis dan perdagangan di Kota Batam. (FOTO: MTVN/Anwar Sadat)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pulau Batam, Kepulauan Riau, diusulkan menjadi pusat pengembangan ekonomi digital dalam kerangka kerja sama bilateral dengan Singapura. Presiden Joko Widodo mengemukakan hal itu dalam konferensi pers bersama PM Singapura Lee Hsien Loong di Istana Kepresidenan Singapura, kemarin.

"Kerja sama ekonomi digital bukan opsi, melainkan keniscayaan. Ini prioritas Indonesia dan Singapura. Dengan menggabungkan potensi investasi, teknologi, talenta, dan pasar yang besar, kerja sama ekonomi digital membawa ekonomi Indonesia dan Singapura melompat maju," kata Jokowi.

Selain pengembangan ekonomi digital, dalam pertemuan itu kedua kepala pemerintahan membahas juga investasi dan pendidikan, pariwisata, serta energi. Jokowi mengakui Batam ideal untuk mengembangkan kerja sama seperti digital park cluster di Nongsa, pembangunan startup incubator, dan program pelatihan untuk pekerja IT ataupun dosen.

Baca: Indonesia-Singapura akan Bahas Isu Ekonomi Digital

"Dari 13 perusahaan terbesar di dunia saat ini, delapan di antaranya perusahaan teknologi. Ini menjadi peluang dalam revolusi digital. Kini, Indonesia tengah menikmati berkembangnya industri e-commerce dan digital startup dengan nilai sekitar USD1 miliar. Perusahaan-perusahaan seperti itu akan terus bermunculan mengingat besarnya pasar domestik kita. Oleh karena itu, kita perlu menata kembali hubungan untuk merespons hal itu," ujar Jokowi.

Menurut Presiden, Batam yang dekat ke Singapura harus menjadi penyedia dan pelayan produk digital ke 'Negeri Singa'. Ke depan, Batam diharapkan jadi jembatan digital yang menghubungkan Singapura ke komunitas digital di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Bali.

Lee Hsien Loong menambahkan pada 2016 negaranya merupakan investor terbesar di Indonesia dengan nilai USD9,2 miliar. "Kami ingin kerja sama kedua negara semakin kuat termasuk di sektor ekonomi digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi regional."

Turut mendampingi Jokowi dalam kunjungan kenegaraan ke Singapura pada 6-7 September antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kema-ritiman Luhut Pandjaitan, Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, Mendikbud Muhadjir Effendy, dan Menkominfo Rudiantara. (Media Indonesia)

 


(AHL)