Sinergitas antar Lembaga Diharapkan Mampu Cegah Inflasi

Anggi Tondi Martaon    •    Rabu, 14 Jun 2017 11:57 WIB
berita dpr
Sinergitas antar Lembaga Diharapkan Mampu Cegah Inflasi
Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XI DPR RI ke NTB (Foto:Dok.DPR RI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi XI DPR RI memberikan apresiasi atas sinergitas yang baik antara pemerintah daerah Nusa Tenggara Barat dalam mengatasi inflasi. Inflasi hampir terjadi setiap tahun menjelang Idul Fitri.
 
"Kita ingin melihat langsung koordinasi dan sinergitas antara BI NTB, BPS NTB dan TPID NTB untuk bagaimana menangani inflasi daerah termasuk peredaran rupiah di daerah karena jangan sampai ini menjadi persoalan," kata Soepriyatno dalam keterangan tertulis, Rabu, 14 Juni 2017.

Politikus Gerindra itu menyampaikan, prestasi yang ditorehkan oleh NTB dalam menekan laju inflasi di daerahnya tak lepas dari sinergi yang dilakukan ketiga lembaga tersebut. Dia berharap, sinergitas yang baik ini dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya. Mengingat, antisipasi inflasi di NTB selalu lebih baik setiap tahunnya.

“Kami melihat ini kinerja dari BI, BPS dan TPID sangat baik sekali. Ini bisa dijadikan contoh bagi daerah lainnya, Tahun lalu sudah baik ya, dan sekarang saya kira juga lebih baik. Di NTB ini, inflasinya cukup terjaga dengan baik. Ini penting,” tuturnya.

Hal senda juga disampaikan oleh anggota Komisi XI Willgo Zainar. Dia berharap, kemampuan NTB mengatasi inflasi dapat membantu memenuhi kebutuhan di daerah lain.
 
“Kita harapkan beberapa produk dari NTB bisa membantu memenuhi kebutuhan di daerah lainnya. Sehingga membutuhkan database yang terintegrasi, dan kebutuhan di NTB bisa disupply dari daerah lainnya dalam waktu cepat,” jelas Willgo.

Selain mampu menjaga inflasi, Wilgo juga berharap BI dapat menjaga ketersediaan uang selama Idul Fitri.  "Inflasi di NTB terkendali, ya. Kita berharap ketersediaan uang juga aman, agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena menjelang lebaran, kebutuhan uang meningkat dan alhamdulillah BI sudah menyiapkan,” ujar Willgo.
 
Dalam kesempatan tersebut juga, Kepala Regional III Bank Indonesia, Mirmansyah menjelaskan bahwa rata-rata inflasi selama Ramadhan cenderung lebih tinggi ketimbang setiap bulannya. Menurutnya, inflasi di wilayah timur seperti NTB masih lebih rendah ketimbang inflasi di daerah barat, khususnya Sumatera.
 
“Rata-rata inflasi Ramadan maupun lebaran cenderung lebih tinggi dibandingkan rata-rata setiap bulannya. Berdasarkan wilayah, inflasi Sumatera tercatat lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya,” ucap Mirmansyah.


(ROS)