Saham TAM Dijual, Astra: Tidak Berpengaruh ke Pendapatan

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 20 Apr 2017 18:44 WIB
toyota
Saham TAM Dijual, Astra: Tidak Berpengaruh ke Pendapatan
Toyota. Dok : Reuters.

Metrotvnews.com, Jakarta: Toyota Motor Corporation (TMC) telah membeli satu persen saham PT Toyota Astra Motor. Keadaani itu, sama sekali tidak akan berpengaruh terhadap kontrol perusahaan TAM. Pengawasan masih akan tetap berada di bawah naungan PT Astra International Tbk (ASII).

‎Sebelum dilego ke TMC, kepemilikan saham Astra International di TAM sebanyak 51 persen. Setelah terealisasi pembelian oleh TMC, maka kepemilikan terdilusi menjadi 50 persen saham. Dengan begitu TMC memiliki porsi sebanyak 50 persen saham.

Dengan porsi masing-masing yang sama, menurut ‎Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto, tidak ada yang lebih tinggi maupun rendah. ‎Penjualan juga tidak diputuskan secara sendiri, dan tidak ada tekanan dari pihak mana pun.

"51 menjadi 50 persen saham itu hanya memperkuat pengelolaan Toyota Astra. Apakah Astra melepas itu karena tekanan, saya kira tidak. 51 persen saham itu keputusan bersama, tidak ada yang diputuskan secara sendiri-sendiri," tutur Prijono, ‎saat ditemui usai RUPST Astra International di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis 20 April 2017.

Dengan turunnya porsi saham, Prijono pun menegaskan, sama sekali tidak menurunkan kontribusi pendapatan ke Astra. Transaksi tersebut juga sudah direalisasikan di awal tahun ini.

Bisnis otomotif Astra International menggapai peningkatan laba bersih sebesar 45 persen menjadi Rp2,3 triliun. Pertumbuhan laba diakibatkan oleh momentum kesuksesan dari penjualan model-model baru yang diluncurkan pada 2016 dan terus berlanjut hingga 2017. 

"Kesuksesan penjualan model baru di 2016 dan berlanjut di 2017 membuat peningkatan laba bisnis otomotif Astra. Penjualan mobil secara nasional meningkat 6 persen menjadi 283.000 unit," sebut ‎Prijono.

Penjualan nasional mobil Astra, kata Prijono, meningkat sebesar 27 persen menjadi 161.000 unit. Hal itu mengakibatkan peningkatan pangsa pasar dari 48 persen menjadi 57 persen. Grup telah meluncurkan satu model baru dan dua model revamped selama periode ini. 

Penjualan sepeda motor nasional menurun sebesar 7 persen menjadi 1,4 juta unit. Walaupun  penjualan sepeda motor dari PT Astra Honda Motor (AHM) mengalami penurunan sebesar 2 persen menjadi 1,1 juta unit, namun pangsa pasar AHM meningkat dari 72 persen menjadi 77 persen. Karena, didukung oleh peluncuran empat model baru dan enam model revamped selama periode ini. 



(SAW)