Elektronifikasi Penting Dilakukan di Seluruh Gerbang Tol

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 10 Oct 2017 19:50 WIB
transaksi non tunai
Elektronifikasi Penting Dilakukan di Seluruh Gerbang Tol
Illustrasi. MI/Usman.

Metrotvnews.com, Jakarta: Bank Indonesia (BI) selaku regulator sistem pembayaran mengungkapkan beberapa alasan elektronifikasi pembayaran gerbang tol wajib dilakukan. Salah satu alasan utama elektronifikasi gerbang tol adalah semata-mata untuk mengurangi kemacetan.

"Bayangkan di tol kita harus antre karena membayar tunai. Berapa habis ongkos ekonomi seperti BBM bagi masyarakat," kata Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Pungky P. Wibowo kepada Metrotvnews.com, di Jakarta, Selasa 10 Oktober 2017.

Dirinya menambahkan, sebanyak lima hingga enam juta kendaraan yang melalui tol akan lebih dimudahkan dari sisi mekanisme penggunaan uang e-money. Ketika gerbang tol sudah ter-elektronifikasi, Pungky menambahkan kegiatan transaksi tidak lagi inefisien. 

"Jadi kembalian tidak akan susah. Mencari receh pun yang membuat tidak efisien menjadi efisien. Bahkan nanti kedepannya tarif tol tidak akan naik drastis bisa dengan kelipatan kecil. Sebut saja Rp9.514 misalnya jadi inflasi terkendali dan masyarakat tidak dirugikan," jelas dia.

Adapun, mengenai fee atau biaya dalam isi ulang, Pungky mengatakan hal ini diatur semata-mata guna menjaga agar bank tidak seenaknya dalam membebankan kepada nasabahnya. Dirinya menegaskan jika perlindungan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas.

"Kalau kita lihat, BI kan pro dengan masyarakat, makanya biar bank tidak bebankan secara tidak benar dan harga tinggi, kita atur fee-nya. Antara Rp0 sampai Rp750 per transaksi untuk transaksi isi ulang diatas Rp200.000 jadi bank bisa bersaing secara sehat, tidak ada monopoli," kata Pungky.

Ke depan, Pungky mengungkapkan BI akan terus menerima seluruh masukan dari masyarakat dalam proses integrasi dan elektronifikasi pembayaran. Sebagai upaya untuk memajukan perekonomian yang lebih efisien, nyaman dan tidak banyak cost. 

"Sinergi akan terus dilakukan baik darat, laut dan udara. Kita akan ajak kumpul seluruh stakeholders dan upayakan semua pihak bisa mendukung program BI. Karena disisi lain BI berikan juga progam bantuan sosial non cash melalui kartu-kartu. Dan ini tidak ada beban biayanya," pungkasnya. 


(SAW)