BI Kaltim Edarkan Rp11,2 Triliun di Sepanjang 2017

   •    Kamis, 04 Jan 2018 15:06 WIB
bank indonesiauangkurs rupiah
BI Kaltim Edarkan Rp11,2 Triliun di Sepanjang 2017
Ilustrasi (MI/PANCA SYURKANI)

Samarinda: Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur sepanjang 2017 mengedarkan uang pecahan kertas dan logam dengan nilai mencapai Rp11,2 triliun, baik yang disebarkan melalui perbankan umum maupun kas titipan.

"Uang yang diedarkan sebanyak itu terdiri dari uang kertas Rp11,19 triliun dan uang logam Rp11,13 miliar. Uang yang dikeluarkan tersebut mengalami kenaikan 2 persen ketimbang 2016 senilai Rp11,01 triliun," ujar Kepala BI Perwakilan Kaltim Muhammad Nur, seperti dikutip dari Antara, di Samarinda, Kamis, 4 Januari 2018.

Secara rinci, ia menjelaskan, uang kertas yang diedarkan terdiri atas pecahan Rp100.000 senilai Rp6,98 triliun, pecahan Rp50.000 senilai Rp3,76 triliun, pecahan Rp20.000 senilai Rp154,17 miliar, pecahan Rp10.000 sebesar Rp132,83 miliar, dan pecahan Rp5.000 senilai Rp104,06 miliar.

Didampingi I Nyoman Ariawan Atmaja selaku Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengedaran Uang Rupiah, Nur melanjutkan, untuk uang yang didistribusikan guna memenuhi masyarakat dan empat kas titipan yang tersebar di empat kawasan mencapai Rp3,9 triliun, yakni kas titipan di Sangatta, Kabupaten Kutai, Timur senilai Rp2,02 triliun.

Kemudian kas titipan di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kaltara, senilai Rp270,76 miliar, kas titipan di Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, senilai Rp723,74 miliar, dan kas titipan di Sendawar, Kabupaten Kutai Barat, senilai Rp947,05 miliar. Uang yang masuk ke BI Kaltim pada 2017 senilai Rp7,615 triliun.

"Uang yang masuk tersebut mengalami peningkatan tujuh persen ketimbang 2016 yang tercatat Rp7,08 triliun," pungkasnya.


(ABD)