Furnitur Indonesia Mampu Bersaing dengan Tiongkok

Kautsar Widya Prabowo    •    Jumat, 09 Mar 2018 18:37 WIB
pameran furniture
Furnitur Indonesia Mampu Bersaing dengan Tiongkok
Ketua Umum Himpunan Mabel Kerajinan Indonesia (HMKI) Soenoto. (FOTO: Medcom.id/Kautsar)

Jakarta: Tiongkok menjadi momok tersendiri bagi setiap negara di dunia. Persaingan bisnis Tiongkok bahkan dinilai lebih unggul dari Indonesia.

Bisnis asal Tiongkok yang menggurita pun mulai dari sektor infrastruktur, teknologi, hingga funitur. Pasalnya Tiongkok memiliki keunggulan dalam bidang mesin, dana, pasar, dan ilmu.

Ketua Umum Himpunan Mabel Kerajinan Indonesia (HMKI) Soenoto mengungkapkan Tiongkok bisa berbisnis di Indonesia, namun hanya sebatas melakukan finishing dan penjualan ekspor.

"Tiongkok boleh masuk tapi dari mulai rangka sampai produk mentah harus dilakukan oleh orang Indonesia. Tiongkok hanya finishing di Patimban atau di Cirebon kemudian bisa diekspor ke negaranya atau negara-negara lain," ujar Soenoto saat ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat, 9 Maret 2018.

Ia menuturkan pengrajin lokal Indonesia mendapat bagian untuk mengolah bahan mentah sejak awal produksi dapat meraup keuntungan USD5 miliar sampai USD6 miliar. Terobosan inovatif itu pun didukung oleh Kementerian Pedagangan.

Di sisi lain kondisi pertumbuhan ekspor Indonesia saat ini mencapai 14 persen. Namun Soenoto menginginkan pertumbuhan tersebut dapat lebih meningkat dengan bantuan dari 30 kementerian.

"Kita baru dibantu dua kementerian saja sudah mencapai 14 persen. Artinya satu kementerian dapat menyumbang tujuh persen, kalau dibantu dengan 30 kementerian lain dapat meningkat hingga 210 persen," paparnya.

Soenoto pun menyarankan agar semua kementerian dapat berkontribusi tanpa terkecuali, seperti Kementerian Pertahanan yang dapat mencegah illegal loging dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang dapat mengajak kaum wanita untuk mengolah furnitur.

"Coba saya tanya kementerian mana yang tidak dapat ikut bantu, semua kementerian bisa," pungkasnya.


(AHL)