Perkuat Nilai Tukar Rupiah Melalui Deregulasi Ekonomi

Gervin Nathaniel Purba    •    Selasa, 13 Mar 2018 11:49 WIB
berita dpr
Perkuat Nilai Tukar Rupiah Melalui Deregulasi Ekonomi
Uang dolar Amerika Serikat (Foto:Antara/Puspa Perwitasari)

Jakarta: Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) menjadi perhatian legislator. Pemerintah disarankan melakukan deregulasi ekonomi dari sisi fiskal untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap USD.

Anggota Komisi VI DPR Juliari P Batubara mengatakan, nilai tukar rupiah terus melemah terhadap USD. Penurunan nilai tukar rupiah yang melemah belakangan hari ini tercatat sebagai yang terendah dalam kurun waktu 1,5 tahun.

"Penurunan ini disebabkan statement Gubernur Bank Sentral AS (Federal Reserve Chairman) Jerome Powell yang menyatakan bahwa akan ada penaikan suku bunga di Amerika Serikat sebanyak tiga kali tahun ini," ujar Juliari, melalui siaran pers, Selasa, 13 Maret 2018.

Menurutnya, penaikan suku bunga di AS dilakukan Federal Reserve untuk mencegah pertumbuhan ekonomi AS yang terlalu kencang atau biasa disebut overheating.

Juliari menjelaskan, hampir semua indikasi makro ekonomi di AS menunjukkan tren yang sangat positif beberapa bulan terakhir, sehingga membuat manajer keuangan dunia banyak yang mengalihkan portfolio-portfolio mereka di emerging markets seperti Indonesia.

"Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia harus terus melakukan deregulasi ekonomi, khususnya dalam kebijakan fiskal, yang tujuannya agar investasi di Indonesia bisa terus meningkat. Terutama investasi di sektor riil," ujarnya.

Untuk diketahui, gerak nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Selasa pagi tercatat menguat tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya. Sejumlah sentimen positif belum berdatangan secara signifikan untuk memperkuat gerak nilai tukar rupiah di zona hijau.

Mengutip Bloomberg, Selasa, 13 Maret 2018, nilai tukar rupiah perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp13.763 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.758 hingga Rp13.763 per USD dengan year to date return di minus 1,55 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.543 per USD.


(ROS)


Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

Pengalihan Komando BP Batam Disebut Membuat Gaduh

3 hours Ago

Pengalihan komando Pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam kepa…

BERITA LAINNYA