Sri Mulyani: Kaum Muda Jangan Lupa Bergaul

   •    Sabtu, 07 Oct 2017 15:49 WIB
rehat
Sri Mulyani: Kaum Muda Jangan Lupa Bergaul
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

SRI Mulyani Indrawati, 55, mengaku bangga dengan perkembangan generasi muda saat ini. Pasalnya, menurut Menteri Keuangan itu, generasi muda memiliki rasa percaya diri tinggi, kreativitas, dan keterhubungan (connectedness) yang tinggi pula.

Selain itu, generasi muda juga memiliki saluran yang terbuka untuk menyebarkan kreativitas dan mengubahnya menjadi karya yang bernilai tambah. "Kalau dulu, kita punya ide bagus, lalu bikin karya, hanya dipakai di rumah sendiri," katanya di hadapan ribuan anak muda saat menjadi pembicara di acara Ideafest 2017 di Jakarta, Jumat 6 Oktober.

Sekarang, ujarnya, siapa saja bisa memasukkan karya ke Youtube dan jutaan orang bisa melihatnya. Bahkan, hal-hal yang bersifat privat bisa menjadi publik dan terhubung ke masyarakat untuk dinikmati. Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu, sektor industri kreatif yang bisa digarap kaum muda amat beragam. Prinsipnya, penciptaannya lahir dari ide dan menghasilkan nilai tambah.

Ia juga mengatakan bidang ekonomi kreatif tidak hanya pelaku e-commerce, tapi juga seabrek profesi lain, di antaranya penulis, musisi, sineas film, arsitek, desainer fesyen, dan pencipta animasi. Oleh karena itu, ia mengajak kaum muda untuk berani memulai dan berkreasi sebaik mungkin untuk berkontribusi bagi ekonomi kreatif.

"Mulai dari ide. Anda punya kebebasan dan seharusnya bisa berkreasi sekreatif mungkin. Seluruh kreativitas itu bisa menjadi produk yang bisa dinikmati dan dimanfaatkan masyarakat. Baik itu desainer, arsitek, bidang kuliner, atau yang lainnya," tutur Sri Mulyani.

Lebih lanjut, sosok yang dinobatkan sebagai salah satu Inspiring Women 2017 versi majalah Forbes itu mengatakan para pelaku sektor kreatif bisa berkontribusi besar kepada negara. Ia meyakini generasi muda mendatang bakal lebih banyak berkecimpung di dunia kreatif.

"Generasi berikutnya mungkin tidak ingin menjadi seorang Sri Mulyani (pejabat). Mungkin menjadi desainer yang membuat baju untuk Sri Mulyani, supaya kalau baju itu dipakai, orang-orang tahu itu karya siapa," selorohnya.

Ia juga menyarankan kepada anak muda yang memulai usaha kreatif untuk memegang teguh tanggung jawab terhadap karyawan dan pihak-pihak terkait lainnya. Menurutnya, prinsip tanggung jawab wajib dimiliki pengusaha muda.

"Anda tidak boleh seenaknya sendiri. Itu yang akan membedakan karakter pengusaha yang sukses dan tidak. Ujiannya pada titik-titik itu. Anda responsible atau tidak. Contoh kecilnya, kalau Anda pergi tidak mengabari ibu, kemudian ditelepon ibu, tapi teleponnya justru dimatikan, itu tidak bertanggung jawab," tuturnya

Pergaulan Sosial

Di sisi lain, perempuan kelahiran Lampung itu mengaku punya kekhawatiran tersendiri soal kegandrungan generasi muda dalam menggunakan gawai (gadget). Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini memang memungkinkan anak-anak muda memiliki ribuan teman secara virtual yang lokasi fisiknya bisa sangat jauh. Namun, dampaknya mereka menjadi kurang bersosialisasi di lingkungan terdekat.

Karena itu, Sri Mulyani mengajak anak muda untuk tidak melupakan pergaulan sosial yang sehat di lingkungan sekitar tempat tinggal.

"Tolong ya generasi muda. Please maintain your health life style. Jangan di tempat tidur saja ngeklik ponsel. Pergi ke luar, berolahraga, jalan-jalan, bersihkan kampung, pungut sampah, say hi to people (tetangga). Itu membuat hidup kita lebih sehat. Jangan cuma lihat yang di ponsel itu saja."

Di dunia yang serba-terhubung melalui internet seperti saat ini, tambahnya, interaksi tatap muka secara langsung masih amat penting dalam pergaulan sehari-hari. Hal itu karena aktivitas luar rumah juga sangat baik bagi anak-anak muda untuk mencari inspirasi dan menciptakan karya-karya kreatif. (Media Indonesia)


(AHL)