OJK Berharap Perdagangan SBN Lebih Transparan

Eko Nordiansyah    •    Senin, 20 Mar 2017 16:43 WIB
ojk
OJK Berharap Perdagangan SBN Lebih Transparan
OJK. MI/Ramdani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap jika seluruh perdagangan Surat Berharga Negara (SBN) menjadi lebih transparan dengan menggunakan Electronic Trading Platform (ETP). Adanya mekanisme ini juga membuat pasar SBN menjadi semakin likuid.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida mengatakan, selama ini perdagangan SBN menggunakan over the counter (OTC) yang dinilai kurang transparan. Akibatnya pembentukan harga yang ada tidak dapat dipantau sehingga pasar menjadi tidak likuid.

"Jadi di awal itu transparansi mengenai perdagangan diperlukan, agar masyarakat atau pelaku industri jadi lebih nyaman, sehingga diharapkan makin berkembang likuiditas di market," ujar dia ditemui di Gedung Bank Indonesia (BI), Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin 20 Maret 2017.

Peluncuran ETP sebenarnya telah ada sejak tahun 2014 untuk perdagangan surat utang negara (SUN). Namun saat itu baru Obligasi Ritel Negara (ORI) yang diperdagangkan di ETP sehingga pemerintah diharapkan bisa memberi lampu hijau bagi seluruh SBN diperdagangkan di ETP.

"Kalau kita bicara obligasi secara umum tidak hanya pemerintah itu kan memang masih perlu dikembangkan karena nanti kalau dikembangkan obligasi yang baru terbit itu peminatnya banyak dan jadi besar. Jadi market yang likuid ini salah satu yang diperlukan pada saat obligasi banyak peminatnya," jelas dia.

Sekadar diketahui, Kementerian Keuangan (kemenkeu) mencatat surat berharga yang dapat dikliringkan melalui ETP adalah ORI tradable yang masih outstanding, yang pada posisi 20 Februari 2017 terdiri dari ORI011, ORI012, dan ORI013.

Sedangkan hingga pertengahan Maret 2017, total kepemilikan SBN senilai Rp1.895,68 triliun, sedangkan total SBN yang ditransaksikan di pasar sekunder selama 2016 senilai Rp7.527 triliun atau mencapai 400 persen dari outstanding.


(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA