RNI Bidik Pendapatan 25% dari E-Commerce

Annisa ayu artanti    •    Senin, 19 Sep 2016 12:00 WIB
rni
RNI Bidik Pendapatan 25% dari E-Commerce
Direktur Utama RNI B Didik Prasetyo (Foto: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) memproyeksikan pada 2018 dapat merogoh pendapataan 25 persen dari penjualan beberapa produk yang dipasarkan melalui e-commerce Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni pasarprodukbumn.com.

Direktur Utama RNI B. Didik Prasetyo mengatakan, pasarprodukbumn.com ini akan menjadi media promosi segala produk BUMN. Saat ini, tercatat pada soft launching sudah memasarkan lebih dari 400 produk dan diharapkan angka ini bisa terus mengalami peningkatan di masa-masa yang akan datang.

"Harapannya kita bisa tumbuh 25 persen peningkatan pendapatan. Itu 2018 targetnya kita harapkan. Ini kan semacam media promosi dan media promisinya kelihatan," kata Didik, di Kantor RNI, Jalan Deenpasar, Jakarta, Senin (19/9/2016).

Didik menjelaskan, hingga September ini BUMN yang sudah memasarkan produknya di pasarprodukbumn.com sebanyak 30 BUMN. Sampai dengan akhir tahun dtargetkan 40 BUMN. Supaya memaksimalkan kinerja, RNI bekerja sama dengan cabang-cabang RNI di daerah.

"Kita kerja sama dengan RNI yang di cabang-cabang. Dengan pasar ini muncul dan disiapkan cabangnya maka akan mendekatkan ke konsumen," jelas dia.

Sampai dengan 2017, lanjut Didik, sambil melihat respons dan pasar, RNI juga akan terus menggenjot penambahan vendor. Sampai dengan akhir 2016 ini, RNI telah memberikan kemudahan kepada vendor. Vendor diberikan transaksi gratis pada setiap penambahan penjualan produk.

"Proyeksinya kita fokus menambah vendor dulu. Penambahan penjualan dari sini, targetnya masih belum. Transaksinya juga masih free sampai akhir tahun. Komisi juga belum," pungkas dia.


(ABD)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA