Indonesia Butuh 5 Juta Pengusaha Baru

   •    Selasa, 09 Oct 2018 11:31 WIB
wirausaha
Indonesia Butuh 5 Juta Pengusaha Baru
Ilustrasi. Foto: Antara/Rosa Panggabean.

Jakarta: Indonesia membutuhkan 5 juta pengusaha baru untuk mendorong penguatan perekonomian Indonesia. Sebab, angka rasio wirausaha Indonesia masih kalah dibanding Malaysia dan Singapura yang mencapai 5 persen.
 
Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bidang Ekonomi Rakyat, Frans Meroga Panggabean mengatakan rasio wirausaha di Indonesia saat ini adalah 3,1 persen.
 
"Apabila Indonesia ingin menyamai Malaysia dan Singapura, untuk mengejar ketertinggalan 2 persen tersebut sampai tahun 2024 wajib tercetak 5 juta orang new milenial entrepreneur," kata Frans dalam keterangan tertulisnya, Selasa 9 Oktober 2018.

Baca: Jumlah Wirausaha Baru Indonesia Naik 3,1%

Dia mengungkapkan, 5 juta pengusaha otomatis membukan lapangan kerja baru untuk minimal 50 juta orang, di mana setiap pengusaha mempekerjakan 10 orang.

"Hal tersebut akan memberi dampak naiknya angka pertumbuhan ekonomi rata-rata 7 persen per tahun. Sehingga Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2024 berjumlah Rp19.000 triliun atau naik 40 persen dari PDB 2019 yang berjumlah Rp13.500 triliun.
 
Menurutnya, 50 juta lapangan kerja hampir dua kali lipat dari total penduduk Indonesia miskin sekitar 26 juta orang. "Jika semua teralisasi, maka pada 2024 Indonesia akan mencapai zero poverty (0 kemiskinan)," katanya.
 
Kurikulum Kewiraswastaan
 
Frans mengatakan untuk mewujudkan itu Indonesia perlu memasukkan entrepreneurship menjadi mata pelajaran wajib dalam kurikulum pendidikan.
 
"Harus menjadi mata pelajaran wajib sejak sekolah dasar minimal sehari dalam seminggu. Jadi selama program wajib belajar 12 tahun, setiap anak Indonesia memiliki pengalaman wirausaha total selama 600 hari yang sebanding dengan 2 tahun," ujar Frans.
 
Frans yakin, cara itu dapat melahirkan banyak generasi milenial yang membuka usaha setelah lulus dari bangku sekolah. Perubahan pola pikir dan revolusi mental otomatis terjadi karena minat menjadi pegawai pasti berkurang.


(FZN)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

2 days Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA