Kendaraan Listrik Masuk Roadmap Industri 4.0

Nia Deviyana    •    Selasa, 06 Nov 2018 16:18 WIB
perindustrian sepeda motor listrik
Kendaraan Listrik Masuk Roadmap Industri 4.0
Illustrasi. Dok : AFP.

Jakarta: Peta jalan (roadmap) otomotif menjadi salah satu bahasan utama dalam roadmap industri 4.0. Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto optimistis industri otomotif bisa menjadi salah satu andalan Indonesia untuk ekspor.

"Sekarang Indonesia ekspornya sekitar 250 ribu atau 25 persen dari produksi nasional. Untuk motor kami targetnya 10 persen atau 600 ribu," kata dia saat ditemui di Gedung Kemenperin, Jakarta, Selasa, 6 November 2018.

Sejalan dengan itu, Kementrian Perindustrian (Kemenperin) bersama perguruan tinggi di Indonesia telah merampungkan tahap pertama penelitian komprehensif kendaraan listrik (electrified vehicle) yang nantinya akan dimasukan dalam roadmap industri 4.0.

"Nah tentunya, transformasi ke arah electrified vehicle ini ada tahapannya, yang tentu lokal kontennya juga harus kita pikirkan karena ini terkait sumber daya tenaga kerja kita, ini strukturnya sudah sangat dalam," tambahnya.

Riset dan studi komprehensif kendaraan listrik diilakukan oleh peneliti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Toyota Motor Manufacturing Indonesia dan Toyota Astra Motor. Hasil akhir studi meliputi karakteristik teknis, kemudahan pengguna, dampak lingkungan, sosial dan industri, serta kebijakan dan regulasi.

Airlangga berharap, riset ini bisa  menjadi masukan bagi pemerintah dalam menerapkan kebijakan pengembangan kendaraan listrik. Target 20 persen untuk produksi kendaraan emisi karbon rendah (Low Carbon Emission Vehicle/LCEV) pada 2025 diharapkan dapat tercapai.


(SAW)