Lagu We Will Rock You Ramaikan Konferensi Ekonomi Kreatif

   •    Rabu, 07 Nov 2018 13:31 WIB
ekonomi kreatif
Lagu <i>We Will Rock You</i> Ramaikan Konferensi Ekonomi Kreatif
Kepala Bekraf Triawan Munaf (kiri) bersama Menlu Retno L.P Marsudi (tengah) dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara berswafoto dengan latar belakang peserta konferensi pada pembukaan Konferensi Internasional Ekonomi Kreatif di Nusa Dua, Bali (AN

Bali: Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengajak peserta Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia atau World Conference Creative Economy (WCCE) menanggalkan jas dan dasi serta menggulung lengan kemeja sambil mendendangkan lagu berjudul "We Will Rock You".

Aksi tersebut dilakukan pada pembukaan Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia di Nusa Dua, Bali,. WCCE digelar pertama kali di dunia, dan Indonesia menjadi tuan rumah. Dalam kesempatan itu, Triawan berharap industri kreatif ekonomi mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi global.

"Mari bersiap bersama-sama ekonomi kreatif kita rock the world," kata Triawan, seraya mengajak ratusan peserta berdiri sambil bertepuk tangan dan menghentakan kakinya sambil menyanyikan lagu besutan band legendaris asal Inggris Queen tersebut, seperti dikutip dari Antara, Rabu, 7 November 2018.

Sederet acara pembukaan WCCE yang digelar pada 6-8 November 2018 di Nusa Dua, Bali, itu dipenuhi dengan pergelaran kesenian. Selain tarian kontemporer, tarian tradisional khas Bali tidak ketinggalan menyambut kedatangan para pelaku ekonomi kreatif dari 40 negara yang memenuhi aula Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Penyanyi Andi /rif bahkan didaulat untuk mengguncang aula dengan lantunan "We Will Rock You" bersama beberapa musisi kenamaan Indonesia. Triawan dan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi juga sempat berswafoto bersama para peserta.  

Pada kesempatan itu Menlu Retno menyampaikan bahwa kolaborasi global untuk menumbuhkan ekonomi kreatif merupakan hal yang  sanget penting. Menurut Retno kreatif secara inklusif harus memberikan peluang kepada semua orang.

"Pada era globalisasi saat ini, ekonomi kreatif benar-benar harus bisa diakses oleh siapapun dan di mana pun," ungkap Retno, seraya menambahkan bahwa teknologi dan kreativitas perlu berkolaborasi dalam wadah inovasi untuk mewujudkan ekonomi kreatif yang mampu berktrobusi bagi perekonomian nasional sekaligus memberikan kesejahteraan masyarakat.


(ABD)