Bos IMF Ingin Punya Vila di Mandalika

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 10 Oct 2018 18:05 WIB
bniIMF-World Bank
Bos IMF Ingin Punya Vila di Mandalika
Managing Director atau Direktur Pelaksana Internasional Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde. Dok;AFP.

Nusa Dua: Direktur Pelaksana Internasional Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde takjub dengan keindahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Dia tertarik memiliki rumah atau vila di Mandalika.

"Berarti saya harus membeli rumah atau vila di sana,” kata Lagarde saat berkunjung ke Pavilon Indonesia, Nusa Dua, Bali, Rabu, 10 Oktober 2018.

Lagarde pun menyukai kesenian Indonesia, seperti kerajinan batik, melukis kipas, dan tenun. Dia juga mengagumi perhiasan berbahan perak dan mutiara dari Bali.

“Beliau bilang, di Prancis tidak ada yang seperti itu," ungkap Angga Risnando, seorang marketing executive, yang memandu kunjungan Lagarde di Indonesia Pavilion.

Menurut Lagarde, Indonesia selangkah lebih maju dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis fintech berbasis UMKM. “Ini bagus sekali. Sangat fintech. Kalian selangkah lebih maju,” tutur Lagarde.

Salah satu bank yang mendukung kemajuan dan pengembangan industri usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ialah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), yaitu dengan meluncurkan aplikasi yap! Kehadiran yap! memberikan kemudahan bagi para pelaku industri UMKM untuk dapat terhubung dengan perbankan.

yap! merupakan salah satu channel pembayaran yang dimiliki BNI. Sistem ini merupakan bagian dari roadmap digitalisasi BNI yang terdiri atas digitalisasi authentication (PIN), digitalisasi uang tunai (cashless), dan digitalisasi kartu fisik (cardless).

Aplikasi yap! terintegrasi dengan Kartu Debit BNI, Kartu Kredit BNI, serta UnikQu (uang elektronik BNI) tanpa biaya operasional. Melalui yap! BNI berupaya memberikan unique experience, kemudahan bertransaksi, sekaligus mendukung program transaksi nontunai (cashless), dan tanpa kartu (cardless).

"yap! membuat transaksi lebih mudah, efektif, dan efisien," kata Direktur Bisnis Ritel BNI Tambok P Setyawati. Aplikasi yap! dapat diunduh melalui Google Play Store dan App Store.


(SAW)

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

5 hours Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA