Perbankan Harus Kembangkan Bisnis Model Berbasis Teknologi

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 10 Oct 2017 21:11 WIB
perbankan
Perbankan Harus Kembangkan Bisnis Model Berbasis Teknologi
Illustrasi. ANT/Audy Alwi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Industri perbankan mulai mengembangkan bisnis model berbasis teknologi sebagai respon atas kebutuhan masyarakat. Bahkan jika tidak melakukan inovasi tersebut perbankan bisa tertinggal dengan para para kompetitornya. 

"Beberapa bank sudah menerapkan, bisnis model teknologi. Karena memang spiritnya sama," kata CEO Investree, Adrian Gunadi dalam sebuah diskusi di kawasan Semanggi, Jakarta, Selasa 10 Oktober 2017.

Apalagi saat ini layanan keuangan berbasis teknologi atau financial technology (fintech) sudah berkembang dengan pesat sejalan dengan kemajuan teknologi. Data Riset Statistik menyebutkan jika nilai transaksi di fintech telah mencapai USD18,64 miliar pada 2016. 

Ekonom Universitas Atmajaya, A. Prasetyantoko mengatakan, upaya perbankan memang sebagai bentuk peningkatan layanan kepada nasabahnya. Jika tidak mampu bertahan, maka bukan tidak mungkin perbankan bisa kalah bersaing dibandingkan fintech yang lebih inovatif.

"Perbankan saat ini sudah harus melakukan transformasi dari sisi layanan. Hal tersebut dikarenakan perkembangan teknologi sudah sangat cepat berubah. Fintech sudah tidak bisa lagi ditolak, suka tidak suka perkembangan teknologi sudah sangat cepat," jelas dia.

Dirinya mencontohkan salah satu respon perbankan yang dengan cepat melakukan transformasi layanan, adalah Bank BTPN dengan produk Jenius. Produk tersebut, lanjut dia, salah satu bentuk tranformasi layanan bank yang bisa dicontoh oleh bank lainnya. 

"Karena dengan produk itu, nasabah tidak perlu datang ke bank untuk membuka tabungan. Dalam riset kami, orang ingin nabung banyak, namun bank tidak bisa menjangkau semua. Namun kita liat produk Jenius berhasil masuk ke masyarakat bawah," pungkasnya.



(SAW)