Kadin: Tiga Penyebab Kondisi Pertumbuhan Ekonomi 5,3%

Kautsar Widya Prabowo    •    Kamis, 12 Apr 2018 23:21 WIB
ekonomi indonesia
Kadin: Tiga Penyebab Kondisi Pertumbuhan Ekonomi 5,3%
infrastruktur. MI/Dwi Pramadia.

Jakarta: Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menjelaskan ada tiga penyebab kondisi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,3 persen. Konsumsi rumah tangga, investasi dan belanja pemerintah masih menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.

Ketua Kadin Indonesia Rosan Roselani menjelaskan dalam sejarah pencapaian pertumbuhan ekonomi sebagian besar oleh konsumsi rumah tangga.

"Sebagian besar 50 persen oleh konsumsi, kedua 30 persen investasi dan sisanya pengeluaran pemerintah," ujarnya di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis, 12 April 2018.

Ia kemudian menambahkan saat ini ekspor belum berkontribusi terlalu banyak. Kenaikan ekspor akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Ekspor belum terlalu banyak. Ekspor kita sekarang dibantu oleh apa? (masih) komoditas," jelas dia.

Sebelumnya Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 mencapai 5,3 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan 2017 yang mencapai 5,1 persen. Ini berpotensi meningkatkan investasi di Indonesia.

"Sangat kuat (investasi ke Indonesia), jadi hal tersebut dapat meningkatkan investasi. Kita prediksi Indonesia pada 2018 itu 5,3 persen, naik dari 5,1 persen di 2017," ujar Senior Economist Bank Dunia untuk Indonesia Derek Chen.

Di sisi lain pihaknya memperkirakan pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang di Asia Timur dan Pasifik akan tetap stabil pada 2018 sebesar 5,4 persen.


(SAW)