Perwakilan Pilot Garuda Sambangi Rumah Pribadi Menteri Rini

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 05 Jul 2018 17:50 WIB
garuda indonesia
Perwakilan Pilot Garuda Sambangi Rumah Pribadi Menteri Rini
Menteri BUMN Rini Soemarno. MI/Susanto.

Jakarta: Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) menyambangi rumah pribadi Menteri BUMN Rini Soemarno di Patra Kuningan, Jakarta Selatan. Kedatangan mereka untuk mendapatkan kepastian yang terbaik dari Menteri Rini terkait masalah internal yang ada di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA).

‎Sebagaimana diketahui, karyawan dan pilot Garuda Indonesia mengancam mogok kerja di Juli 2018. Aksi mogok yang dilakukan, karena ada sejumlah poin yang diinginkan, seperti kekhawatiran karyawan terhadap kepeimpinan Direksi Garuda Indonesia saat ini.

Pantauan Medcom.id, Kamis, 5 Juli 2018, pihak APG dan Sekarga hadir di rumah Menteri Rini sekitar pukul 15.00 WIB. Dari pihak APG diwakili oleh Captain Bintang Hardiono, sedangkan Sekarga dihadiri oleh ‎Ketua Harian Sekarga Tomy Tampatty.

‎Pada pertemuan, hadir juga Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansury. Selain Menteri Rini, pertemuan juga dimediasi oleh Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo.

Sebelumnya di Kementerian BUMN, Tomy telah mengatakan, bahwa APG dan Sekarga ‎belum memutuskan untuk menjalankan mogok kerja. Hal itu dikarenakan menunggu kepastian dari Menteri BUMN Rini Soemarno.

‎"Kita tunggu progress yang ada. Komunikasi masih tetap berjalan. Menteri BUMN pun sudah menyambut, beliau menteri teknis, jadi kita tunggu keputusan beliau," ucap Tomy‎.

Tomy yang datang ke Kementerian BUMN untuk bertemu Rini, tapi pertemuan itu tidak terlaksana. Sebab, Menteri Rini sedang berada di rumahnya yang berada di bilangan Patra Kuningan, Jakarta Selatan.

"Kami belum sampaikan karena belum bertemu. Kita pindah dari sini, untuk pindah tempat (bertemu Rini)," terang dia.

Seharusnya, pada pukul 14.00 WIB tadi, APG dan Sekarga berencana mendatangi Kementerian BUMN untuk membicarakan ketidakpuasan mereka langsung di depan Menteri Rini.

Memang sebelumnya Kementerian Koordinator Kemaritiman telah berusaha menjadi mediator dalam permasalahan karyawan dan pilot Garuda Indonesia. Tapi, Sekarga dan APG menyatakan tidak puas dengan hasil yang didapatkan. Sehingga rencana mogok kerja akan terus berjalan‎.

 


(SAW)