Generasi Milenial jadi Pendorong Transformasi Sistem Pembayaran

Ghani Nurcahyadi    •    Minggu, 27 May 2018 17:41 WIB
generasi milenial
Generasi Milenial jadi Pendorong Transformasi Sistem Pembayaran
Bisnis online. (AFP PHOTO/ERIC PIERMONT).

Jakarta: Perkembangan serta distrupsi teknologi yang terjadi secara cepat dan menyeluruh, menyebabkan masyarakat memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap layanan teknologi pembayaran digital. Oleh karena itu teknologi pembayaran digital saat ini makin diarahkan untuk memberikan pengalaman bagi pengguna.

Ekspektasi terbesar terhadap sistem pembayaran digital yang aman dan nyaman berasal dari generasi milenial. Sebagai generasi digital, milenial memiliki peran penting dalam menentukan masa depan teknologi, termasuk dalam hal pembayaran digital.

Pakar pemasaran dan pengamat gaya hidup milenial Yuswohady mengatakan, sebagai generasi yang melek teknologi dengan hasrat untuk memiliki pengalaman yang baru dan menarik, milenial akan menjadi tonggak utama dari transformasi sistem pembayaran di Indonesia, yakni dari sistem pembayaran konvensional menuju sistem pembayaran digital.

Menurutnya aplikasi dompet digital dan sistem pembayaran digital sangat cocok dengan gaya hidup generasi milenial yang sangat mengutamakan kecepatan dan kenyamanan. Yuswohady yakin aplikasi mobile wallet yang dapat memberikan kedua hal tersebut, ditambah dengan tingkat keamanan yang terjamin akan menarik minat pengguna dari kalangan milenial.

"Milenial adalah konsumen yang paling haus akan pengalaman dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. Bagi generasi ini, brand bukan menjadi faktor utama ketika memilih produk atau layanan, tapi rating (pemeringkatan) dan rekomendasi serta benefit apa yang ditawarkan lebih menjadi preferensi,” kata l Yuswohady dikutip dari Media Indonesia, Minggu, 27 Mei 2018.

Vincent Iswara, CEO DANA, platform dompet digital di Indonesia mengatakan, sistem pembayaran digital di Indonesia merupakan sebuah keniscayaan. Pasalnya, Negara ini memiliki lebih dari 100 juta pengguna telepon selular pintar. Hal itu juga didukung dengan dengan keberadaan generasi milenial yang mencapai 34.45 persen dari total jumlah penduduk di Indonesia, atau sekitar 90 juta orang.

Revolusi pembayaran digital di Asia, lanjut Vincent, sudah terlihat di Tiongkok dan India. Infrastruktur teknologi yang saat ini sedang dibangun oleh pemerintah pun diprediksinya akan membuat Indonesia masuk ke jajaran Negara yang sudah menerapkan revolusi sistem pembayaran.

"Dengan infrastruktur telekomunikasi yang semakin membaik dan harapan atas rampungnya proyek Palapa Ring, maka tidak ada alasan bagi Indonesia untuk tidak semakin efisien dan tidak memiliki angka inklusi finansial tinggi," ujar Vincent.

 


(SAW)