Apindo Ragu dengan Sistem Perizinan Online Pemerintah

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 31 Jul 2018 07:12 WIB
perizinan
Apindo Ragu dengan Sistem Perizinan <i>Online</i> Pemerintah
Wakil Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani (FOTO: Medcom.id/Dian Ihsan Siregar)

Jakarta: ‎Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) masih meragukan sistem perizinan online atau Online Single Submission (OSS) yang telah diterbitkan 9 Juli 2018‎. Adapun pemerintah menerbitkan kebijakan tersebut dalam rangka mempercepat laju bisnis dan investasi di Tanah Air.

Wakil Ketua Umum Apindo Shinta Kamdani menilai kebijakan OSS belum siap diimplementasikan saat ini. Menurutnya kebijakan OSS seharusnya dijalankan secara bertahap.

"Sebetulnya kami sudah mengingatkan (kepada pemerintah) apa bisa langsung jalan? Apa tida sebaiknya ada tahapan? Cuman kan pemerintah memaksakan ini harus (jalan)," kata Shinta, di Kantor Pusat Apindo, Gedung Permata Kuningan, Jakarta, Senin, 30 Juli 2018.

Shinta mengatakan ketidaksiapan sistem OSS terlihat dari integrasi yang ada di pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Seharusnya, terdapat koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar pelaksanaan OSS benar-benar memacu perekonomian.

"Kami melihat ini benar-benar susah diharapkan karena masih banyak kementerian yang tak terintegrasi, tidak online, apalagi yang ada di daerah. Jadi jangan bicara daerah jika pusat belum terpenuhi dengan baik," jelas dia.

Dirinya menambahkan pengusaha menginginkan proses yang ada lebih efisien dan efektif serta tidak ada kendala yang berarti, termasuk di sistem OSS. "Jadi pengusaha panik bagaimana nih kalau tidak bisa urus izin. Tapi saya bilang kasih kesempatan, karena pemerintah baru urus izin," pungkasnya.

 


(ABD)