BNI Berharap Bisnis Perdagangan tak Terganggu Fluktuasi Rupiah

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 11 May 2018 23:09 WIB
bnirupiah melemah
BNI Berharap Bisnis Perdagangan tak Terganggu Fluktuasi Rupiah
Ilustrasi. (Foto: Antara/Yudhi Mahatma).

Jakarta: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berharap bisnis perdagangan (trade finance) tetap tumbuh positif. Di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah, semua pihak diharapkan menghasilkan kebijakan yang mampu mendukung perkembangan bisnis tersebut.

"Termasuk Bank Indonesia akan terus mendukung bisnis ini dengan kebijakan makroprudensialnya sehingga dapat menjaga fluktuasi rupiah dengan baik," kata General Manager (GM) Divisi Internasional Banking BNI Henry Panjaitan di Kantor Pusat BNI, Jakarta Pusat, Jumat, 11 Mei 2018.

Tahun ini, BNI menargetkan bisnis trade finance dapat tumbuh double digit jika dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun lalu, bisnis trade finance tercatat sebesar USD40 miliar sehingga tahun ini diharapkan bisa mencapai USD45 miliar atau tumbuh sekitar 15 persen.

Untuk mencapai target tersebut, Henry mengaku akan terus meningkatkan pemanfaatan kantor cabang luar negeri milik BNI. Tak hanya itu, BNI juga sedang menggarap teknologi blockchain untuk dapat dipakai di enam kantor cabang luar negeri demi menggenjot bisnis trade finance tersebut.

"Rencananya kita masih review blockchain ini tiga bulan dan kita akan lihat. Kita punya enam perwakilan dan belum terkoneksi dan masih banyak manual. Nah ini mau kita ubah dengan blokchain ini dokumen simple dan akan efisien," jelas dia.

Peningkatan volume bisnis trade finance BNI tak lepas dari aktivitas ekspansi para debitur korporasi serta debitur baru. Henry berharap, peningkatan bisnis tersebut juga akan mendukung program pemerintah untuk menggenjot ekspor nasional.

BNI juga bekerja sama dengan PT Adamobile Solutions Networks sebagai salah satu perusahaan financial technology (fintech) dengan spesialisasi teknologi blockchain. Bahkan BNI menjadi perbankan pertama di Indonesia yang akan menerapkan teknologi blockchain.


(AHL)


BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

BUMN Siap Bersinergi Bangun Kemandirian Pesantren

1 day Ago

Menteri BUMN Rini M Soemarno menyatakan perusahaan milik negara di Indonesia siap bersinergi me…

BERITA LAINNYA