Pimpinan DPR Ingin Yunani Menjadi Mitra Dagang Utama di Eropa

Gervin Nathaniel Purba    •    Jumat, 09 Mar 2018 13:35 WIB
berita dpr
Pimpinan DPR Ingin Yunani Menjadi Mitra Dagang Utama di Eropa
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan diterima langsung oleh Wakil Ketua Parlemen Yunani Anastasia Christodoulopoulou. Foto: Dok DPR

Athena: Delegasi DPR RI melakukan kunjungan bilateral ke parlemen Yunani. Dalam pertemuan itu, Indonesia dan Yunani menjajaki kerja sama dari sisi ekonomi hingga industri perkapalan.

Kunjungan bilateral delegasi DPR ke parlemen Yunani dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan bersama sejumlah anggota dewan lintas komisi, fraksi, dan didampingi Duta Besar Indonesia untuk Yunani, Ferry Adamhar. Delegasi DPR diterima langsung oleh Wakil Ketua Parlemen Yunani Anastasia Christodoulopoulou beserta beberapa anggota Parlemen Yunani lainnya. 

"Hubungan perdagangan kedua negara berpotensi sangat besar untuk meningkat lagi, dengan kerja sama saluran distribusi produk dalam negeri. Di mana Indonesia menjadi pintu gerbang pasar produk Yunani ke ASEAN dan Yunani menjadi pintu gerbang pasar produk Indonesia ke Eropa Selatan serta tren positif sejalan dengan membaiknya kondisi perekonomian Yunani." ujar Taufik dalam keterangan pers, Jumat, 9 Maret 2018.

Dari sisi ekonomi, tren perdagangan antara Indonesia dan Yunani selama enam tahun terakhir mengalami kenaikan. Angka perdagangan pada 2017 mengalami peningkatan menjadi USD280 juta dari USD210 juta pada 2016.

"Saat ini Indonesia mengekspor minyak kelapa sawit, kertas, sepatu, tembakau, kopi serta berbagai komoditi lain ke Yunani. Sementara Yunani mengekspor produk Kapas, tinta, kacamata, buah kiwi, dan berbagai komoditi lain kepada Indonesia," kata Taufik.

Hubungan kerja sama Indonesia dan Yunani berpotensi untuk meningkat lagi. Apalagi saat ini Indonesia tengah gencar untuk memperbanyak infrastruktur pelabuhan dan membangun poros maritim yang kuat. Yunani yang juga negara maritim dinilai layak dijadikan mitra dagang utama di wilayah eropa selatan.

Pimpinan DPR Korbid Ekonomi dan Keuangan ini pun memastikan kerja sama saling mendukung antara Indonesia dan Yunani juga terjalin semakin erat. Ini ditandai dengan dukungan Yunani terhadap Indonesia untuk menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB tahun 2019-2020, dan beberapa Organisasi Internasional lainnya. Sebaliknya, Indonesia pun akan mendukung Yunani menjadi anggota DK PBB tidak tetap pada 2025-2026.
.
"Indonesian-Greece Friendship Group (GKSB) telah terbentuk. Saya berharap dengan dibentuknya Friendship Group ini dapat meningkatkan kerja sama antar parlemen kedua negara,"ucapnya.

Taufik juga menaruh harapan agar kerja sama bilateral Indonesia-Yunani kian meningkat. Dia ingin terjalin kerja sama kedua negara di bidang pendidikan, perdagangan, infrastruktur, dan industri kreatif. "Pertemuan ini kami harap dapat memperkuat kerja sama bilateral Indonesia-Yunani, mengingat DPR RI memiliki tanggung jawab untuk mendukung pelaksanaan Politik Luar Negeri Republik Indonesia melalui fungsi Diplomasi Parlemen," ucapnya.


(ROS)