Awali Pekan, Emas Antam Melemah ke Rp643 Ribu/Gram

Angga Bratadharma    •    Senin, 08 Jan 2018 10:03 WIB
harga emas
Awali Pekan, Emas Antam Melemah ke Rp643 Ribu/Gram
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Senin terlihat melemah sebesar Rp2.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp645 ribu per gram. Hari ini, harga emas berada di posisi Rp643 ribu per gram dan harga pembelian kembali berada di posisi Rp563 ribu per gram.

Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Senin, 8 Januari 2018, pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp606,9 ribu per gram atau setara dengan Rp6,069 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp601,3 ribu per gram atau setara dengan Rp15,03 juta.

Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp598,3 ribu per gram atau setara dengan Rp29,91 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp596,57 ribu per gram atau setara dengan Rp59,65 juta.



Sementara emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram, harganya yaitu Rp594,2 ribu per gram atau setara dengan Rp297,12 juta. "Harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan," tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam.

Adapun harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 di 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Di sisi lain, emas yang menyentuh level tertinggi 3,5 bulan diterpa aksi ambil untung pada Jumat, membuat harga emas melemah 0,2 persen menjadi USD1.320,20. Harga saat penulisan: USD1.320,46. Selama tidak menembus ke bawah support USD1.316, harga emas berpeluang naik ke area USD1.325. Dua level tersebut menjadi rentang potensial di sesi Asia.  

Mengutip Monex Asian Market Brief milik Monex Investindo Futures, kenaikan produksi di AS membuat harga minyak mentah turun 0,48 persen menjadi USD61,59 pada perdagangan Jumat. Selama tertahan di bawah resisten USD62 harga minyak mentah berpotensi turun ke support USD61,30.

 


(ABD)