2018, Menperin Targetkan Ekspor 35 Ribu Kendaraan Komersial

Desi Angriani    •    Kamis, 01 Mar 2018 13:27 WIB
pertumbuhan ekonomieksporekonomi indonesia
2018, Menperin Targetkan Ekspor 35 Ribu Kendaraan Komersial
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan industri automotif mampu mengekspor sebanyak 35 ribu unit kendaraan pada 2018. Target tersebut lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang sebesar 27 ribu unit.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan pertumbuhan sarana transportasi semakin meningkat khususnya kebutuhan akan kendaraan komersial. Terbukti dari hasil penjualan truk dan bus yang mencapai 89 ribu unit dengan jumlah produksi sebanyak 93 ribu unit pada 2017.

"Sudah mampu masuk pasar ekspor 27 ribu, ditargetkan 35 ribu di 2018. Terjadi peningkatan ekspor," katanya, saat meresmikan pembukaan pameran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018, di Senayan JCC, Jakarta, Kamis, 1 Maret 2018

Menurutnya kebutuhan akan kendaraan komersial dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri lantaran industri otomotif nasional sudah mampu melakukan produksi dalam skala besar.

Untuk mendukung hal tersebut, kata Airlangga, pemerintah mengeluarkan Permenperin Nomor 34 Tahun 2017 tentang Industri Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih dengan Pengaturan Skema Importase CKD dan IKD. Aturan tersebut salah satunya melarang impor truk bekas yang sudah diproduksi.

"Diharapkan akan mendorong investasi dan produksi kendaraan bermotor termasuk komersial," imbuh dia.

Meski demikian perkembangan otomotif dalam negeri kerap terkendala infrastruktur jalan yang terbatas. Disamping itu, larangan arus barang menjelang hari raya juga mengakibatkan produksi dan eskpor kendaraan menurun karena sebagian pabrik menghentikan produksinya selama dua pekan.

"Kemenperin akan selalu berkoordinasi dengan para stakeholder terutama untuk penyusunan regulasi guna mendukung perkembangan automotif Tanah Air," tutup dia.


(ABD)