Revisi UU Agraria Tertunda Tahun Depan

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 14 Nov 2017 18:27 WIB
Revisi UU Agraria Tertunda Tahun Depan
Agraria. ANT/Adiwinata Solihin.

Jakarta: Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengatakan revisi UU Agraria kemungkinan besar baru bisa dibahas dengan DPR pada tahun depan.

Sofyan mengatakan revisi dengan inisiatif DPR tersebut sebetulnya dijanjikan dibahas dan diselesaikan di masa sidang 2017, namun karena banyaknya UU lain yang juga harus dibahas DPR membuatnya tertunda.

"Waktu rencana kuartal terakhir 2017, tapi karena banyak agenda DPR dengan UU politik dan lain-lain,  jadi tertunda. Mudah-mudahan awal 2018," kata Sofyan di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa 14 November 2017.

Mantan Menko Perekonomian ini mengatakan UU tersebut sudah 57 tahun tidak mengalami perubahan, padahal saat ini perkembangannya sudah sangat berbeda, misalnya saja hak di atas tanah, hak di bawah tanah, hak tanah di udara, apalagi adanya monorel, subway itu harus diatur.

"Kemudian tentang prinsip supaya tanah itu bisa memberikan manfaat sesuai fungsi sosial tanah. Kita tentukan di sana, jadi orang banyak sekali menelantarkan tanah,begitu pemerintah membebaskan tanah bilang itu tanah saya, hal seperti itu yang kita atur," ujar dia.

Dia mengatakan, pihaknya selaku wakil pemerintah telah membuat daftar inventarisasi masalah (DIM) yang jumlahnya lebih dari 1.000. Salah satu DIM, kata dia, berhubungan dengan reklamasi, misalnya tentang tanah timbul yang menjadi tanah  negara.

"Basanya di muara sungai misalnya di antara Cilacap dengan Nusa Kambangan, itu luas sekali tanah timbul, itu jadi tanah negara," pungkas Sofyan.
(SAW)

Pemerintah Masih Godok Pembentukan <i>Holding</i> BUMN Jasa Keuangan

Pemerintah Masih Godok Pembentukan Holding BUMN Jasa Keuangan

4 hours Ago

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menggodok pembentukan holding BUMN di sektor …

BERITA LAINNYA