Panen Padi di Ciamis, Mentan Beberkan Rahasia Mencegah Paceklik

Anindya Legia Putri    •    Senin, 09 Oct 2017 15:50 WIB
berita kementan
Panen Padi di Ciamis, Mentan Beberkan Rahasia Mencegah Paceklik
(Foto: Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri)

Metrotvnews.com, Ciamis: Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo, melakukan  kunjungan kerja ke Desa Medanglayang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin 9 Oktober 2017.

Rombongan disambut oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Aster Kasdam III/Siliwangi kepada Kolonel Inf Adri Koesdyanto, Kolonel Inf Joko Hadi Susilo, Bupati Ciamis Iing Syam Airifn, Kabid Fisik dan Sarana Bappeda Ciamis Asep Khalid Fajari.

Kedatangan Menteri Pertanian bersama Menteri BUMN dan Menteri Desa PDTT guna melaunching kartu tani, dan korporatisasi petani untuk percepatan swasembada pangan, serta optimalisasi serapan gabah padi dan percepatan luas tambah tanam.

Sebelum menuju Desa Medanglayang, Mentan dan rombongan melakukan panen padi di Desa Kertaraharja, Kecamatan Panumbangan. Saat ini, petani sudah melakukan tanam satu juta hektare padi setiap Juli, Agustus, dan September.


(Foto: Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri)

"Jadi sekarang ini panen, luasnya sekitar 704 hektare. Ini menandakan tidak ada lagi paceklik. Kunci agar tidak paceklik adalah kita menanam satu juta hektare, pada Juli, Agustus, September. Di mana 70 tahun yang lalu itu sampai 2014, hanya tanam 50 persen, yaitu 500 ribu hektare saat Juli, Agustus, dan September," kata Amran.

Kalau ingin tidak terjadi paceklik, Amran mengatakan, harus menanam 1 juta hektare. "Logikanya adalah kalau 1 juta dikali 6 ton per hektare (produktivitasnya), adalah 6 juta. Dibagi dua, jadi 3 juta. Kebutuhan kita 2,4 juta dan berarti surplus. Ini adalah panen ketiga kita. Kita mulai panen Oktober, November, dan Desember. Jadi Insya Allah tidak ada paceklik."

Selain menanam padi dua kali lipat, penggunaan alat mesin pertanian dengan pompanisasi dan alat musim pertanian juga dapat mempercepat tanam dan masa panen padi.

"Yang terpenting sekarang sudah hujan. Kalau sudah hujan, kita sudah tanam. Artinya, nanti Januari sudah bisa panen yang lebih besar lagi. Kita bersyukur, hujannya datang," kata Amran.


(ROS)