Solusi Digital di Bidang Konstruksi

Media Indonesia    •    Minggu, 08 Oct 2017 15:51 WIB
ekonomi digital
Solusi Digital di Bidang Konstruksi
Infrastruktur. ANT/Sigid Kurniawan.

Metrotvnews.com, Jakarta: Era digital saat ini menuntut seluruh sektor perekomian untuk terus bertransformasi. Tak terkecuali sektor konstruksi. Meski adopsi digital pada sektor konstruksi berjalan lebih lamban dibandingkan sektor lainnya, diperlukan kesiapan perusahaan konstruksi untuk menyikapi era digital yang terus mendatangkan gangguan tersebut.

Salah satu solusi digital di sektor konstruksi ialah penerapan Building Information Modeling (BIM) yang merupakan seperangkat teknologi, proses, kebijakan yang seluruh prosesnya berjalan secara kolaborasi dan terintegrasi dalam sebuah model digital. Solusi tersebut sudah diterapkan PT. PP (Persero) sejak 2015

Sebagai pionir pengguna metode BIM di Indonesia, Direktur Utama PP, Tumiyana mengatakan penerapan BIM memberikan efisiensi yang sangat signifikan dari sisi biaya dan waktu pelaksanaan proyek yang merupakan tantangan utama perusahaan konstruksi. Efisiensi melalui BIM, ujar Tumiyana, akan maksimal bila diterapkan sejak fase pra-desain.

"BIM akan buat efisiensi yang signifikan karena data desain pra-konstruksi lebih lengkap dan komprehensif. Penerapan BIM akan berikan hasil maksimal karena data yang diperlukan untuk konstruksi bisa diakses dari pusat data. Penerapan BIM harus seawal mungkin, yaitu dari fase pra-desain agar penghematan, khususnya biaya bisa maksimal," tutur Tumiyana dikutip dari Media Indonesia, Minggu 8 Oktober 2017.

Sejauh ini, sudah terdapat 18 proyek percontohan yang dikerjakan PP menggunakan metode BIM. Beberapa diantaranya ialah Menara BNI Pejompongan, Apartemen Springwood Serpong, Apartemen Pertamina RU V Balikpapan, dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Gorontalo. Untuk proyek infrastruktur BIM digunakan utnuk Pengembangan Pelabuhan Sibolga dan Tol Pandaan-Malang.

Tumiyana menambahkan, pihaknya juga terus mengembangkan teknologi BIM untuk berkolaborasi dengan teknologi 3D Printing dalam memproduksi bangunan di ukuran sesungguhnya yang diyakini sebagai awal disrupsi bagi dunia konstruksi. PP juga ikut membidani lahirnya Institus BIM indonesia yang diharapkan mampu mencetak ahli di bidang teknologi digital konstruksi.

Kepala Divisi Perencanaan Strategis, Riaet, dan Teknologi PP, Hadjar Seri Adji menegaskan nantinya seluruh proyek yang dikerjakan PP akan menggunakan metode BIM. Sejak 2016, BIM yang dikembangkan PP sudah dikolaborasikan dengan sistem ERP (Enterprise Resource Planning) berbasIs SAP yang bermanfaat maksimal dalam memantau proses bisnis perusahaan secara menyeluruh.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Danis H Sumadilaga mengatakan, solusi teknologi digital merupakan salah satu penopang kesuksesan pembangunan infrastruktur yang digalakkan Presiden Joko Widodo.

"BIM ini sederhananya adalah alat bantu. Kementerian PUPR tentunya berkomitmen agar alat ini juga bisa dipakai pelaku industri konstruksi yang lain melalui berbagai tahapan adopsi. Sehingga industri konstruksi pun dapat memberikan nilait tambah lagi," kata pria yang juga Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR tersebut.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius Kiik Ro mengatakan, pihaknya mendukung adanya adopsi teknologi digital yang dilakukan oleh BUMN. Penerapan teknologi digital dapat mendatangkan efisiensi dan mengurangi ketergantungan intervensi manusia, namun memberikan jaminan akuntabilitas tinggi.


(SAW)