Beli Emas Kena Pajak, Antam: Bagus untuk Negara

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 11 Oct 2017 17:50 WIB
harga emasantam
Beli Emas Kena Pajak, Antam: Bagus untuk Negara
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/ARI)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) telah mengesahkan pengenaan pajak dalam setiap transaksi pembelian logam mulia, termasuk emas batangan, di seluruh gerai-gerai penjualannya.

Surat pemberitahuan perusahaan memberikan informasi tertulis, bahwa sejak 2 Oktober 2017, setiap transaksi pembelian logam mulia di seluruh cabang PT Antam Logam Mulia akan dikenakan pajak penghasilan (PPh) 22.

Tak hanya itu, bagi pembeli yang mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) akan dikenakan pajak sebesar 0,45 persen, sedangkan yang tidak punya NPWP sebesar 0,9 persen.

Menurut Sekretaris Perusahaan Antam Aprilandi H. Setia, pajak yang dikenakan Antam kepada pelanggan‎ akan memberikan dampak bagus bagi masyarakat dan perusahaan. Hasilnya, juga akan memberikan pengaruh besar bagi penerimaan negara.

"Itu kan regulasi, taat pajak. Taat pajak, Insyaallah baik ke depannya. Arahnya kita ke sana, akan menuju ke sana, agar bisnis kita membaik," kata Aprilandi kepada Metrotvnews.com, Rabu 11 Oktober 2017.

Pengenaan pajak tersebut, sambungnya, karena perusahaan taat pada regulasi. Ketika perusahaan tidak mengikuti regulasi berarti perusahaan tidak patuh terhadap negara.

"Sejak regulasi berlaku iya, ada statement sudah kami lakukan. Kan ada regulasinya, memang harus, kita mengikuti regulasi yang ada," pungkas dia.

Selain pengenaan pajak, lanjut dia, harga emas internasional yang membaik juga turut memberikan dampak yang besar bagi perusahaan.

"Ini akan memberikan dampak positif ke depannya, selain pengenaan pajak ketika pelanggan membeli emas kepada kami," pungkas dia.

 


(AHL)