Sampai Oktober, Investasi Riau Capai Rp16 Triliun

   •    Kamis, 24 Nov 2016 14:20 WIB
investasi
Sampai Oktober, Investasi Riau Capai Rp16 Triliun
Ilustrasi (MI/USMAN ISKANDAR)

Metrotvnews.com, Pekanbaru: Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) mencatat pencapaian investasi periode Januari-Oktober 2016 sebesar Rp16 triliun. Diharapkan, pencapaian ini bisa terus mengalami perbaikan dan bisa terus meningkat secara maksimal di masa-masa yang akan datang.

"Investasi sebesar Rp16 triliun itu sama artinya terealisasi sebanyak 80 persen dari Rp18,5 triliun target ditetapkan oleh pusat untuk Riau, sepanjang 2016," kata Kepala BPMPD Setdaprov Riau Ismaili Fauzi, seperti dikutip dari Antara, di Pekanbaru, Kamis (24/11/2016).

Menurut Ismaili, sektor yang dominan diminati investor yakni sektor perkebunan sawit dan bubur kertas (pulp) mencapai 60-70 persen. Sektor lainnya yang diminati yakni sektor industri manufaktur dan bahan kimia.

Baca: Iklim Investasi Sehat Penting Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

"Iklim investasi di Riau terus memperlihatkan tren positif dan diharapkan akan terus meningkat pada tahun 2017," tuturnya.

Pemprov Riau, lanjutnya, tetap optimistis bisa mencapai target yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sebesar Rp18,5 triliun antara lain karena bulan yang tersisa masih cukup panjang. Apalagi, tambahnya, tim Pemrov Riau bekerja keras turun ke lapangan mengejar perusahaan untuk mengisi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) mereka.

Baca: Pahami Karakteristik dan Tata Cara Pembelian Sebelum Berinvestasi

Berdasarkan data BPMPD, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) triwulan pertama 2016 mencapai Rp2,697 triliun dengan 105 proyek untuk PMDN. Sedangkan, Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai USD419,94 juta dengan 130 proyek.

Jumlah perusaahan yang investasi di Riau mencapai 900 unit dan yang mendominasi masih pada sektor perkebunan, infrastruktur, serta pulp and paper, sedangkan perusahaan yang menjadi unggulan masih industri kehutanan seperti RAPP, Indah Kiat dan sejauh ini kesemuanya itu termasuk perusahaan besar.

 


(ABD)