Stok Daging Impor Mencukupi Hingga Lebaran

   •    Jumat, 11 May 2018 20:26 WIB
daging
Stok Daging Impor Mencukupi Hingga Lebaran
Ilustrasi. (Foto: Antara/Fanny).

Bekasi: Importir daging sapi di Kota Bekasi, Jawa Barat, mengatakan harga jual daging saat ini masih tetap stabil karena stok yang memadai hingga Lebaran 2018.

"Permintaan daging menjelang Ramadan 1439 Hijriah memang biasa mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat setiap tahunnya. Kendati demikian, harga daging diupayakan bisa tetap stabil karena stok yang memadai," kata Direktur Utama Suri Nusantara Jaya Dimas Wibowo di Bekasi, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 11 Mei 2018.

Menurut dia, saat ini gudang penyimpanan di Cikarang yang memiliki kapasitas tampung hingga 30 ribu ton, masih terisi daging beku yang didatangkan dari Selandia Baru, Australia, India, dan Amerika.

"Per hari kami suplai ke sejumlah distributor sekitar 3.000 sampai 4.000 ton. Namun, jumlah itu biasanya meningkat hingga tiga kali lipat jelang Ramadan nanti. Biasanya peningkatan dimulai H-2 Ramadan hingga hari pertama Ramadan," jelasnya.

Tren peningkatan permintaan juga akan kembali muncul menjelang Idulfitri. Namun, diperkirakan stok daging yang tersedia mencukupi hingga Idulfitri.

"Tidak hanya stok yang kami pastikan mencukupi, harga pun kami upayakan stabil seperti saat ini, yakni Rp75 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram untuk daging beku. Sementara itu, daging segar lebih mahal harganya sebesar Rp90 ribu per kg," ucapnya.

Dimas mengatakan bahwa konsumen tanah air hingga saat ini cenderung lebih menyenangi daging sapi segar. "Daging dalam kondisi beku cenderung lebih higienis sebab kuman lebih mudah tumbuh pada media daging yang lebih hangat, yakni daging segar," ucapnya.

Minimarket Khusus Daging

Oleh karena itu PT Suri Nusantara Jaya membuka toko daging Nusantara berbentuk minimarket yang perdana di kawasan Kranggan, Bekasi. Minimarket dengan luas 20x20 meter persegi tersebut terutama menawarkan berbagai produk daging dan berbagai sayuran.

"Ada lebih dari 200 jenis produk yang kami jual di sini. Pada waktu pembukaan gerai ini, masyarakat yang berbelanja minimal Rp500 ribu berhadiah langsung sejumlah peralatan rumah tangga," tambah CEO Suri Nusantara Jaya Diana Dewi.

Selain itu, untuk menyambut Ramadan dan Lebaran, Diana juga memberikan promosi berupa setiap belanja Rp100 ribu konsumen mendapat diskon Rp10 ribu. Ia memprediksi permintaan masyarakat terhadap daging dapat mengalami kenaikan tiga kali lipat dibandingkan hari biasa.

Saat ini, gerai itu menjual daging beku berkualitas per hari sekitar dua ton. Harga jualnya cukup terjangkau oleh masyarakat, yaitu Rp80 ribu per kilogram. Hal itu dapat dimaklumi karena Suri Nusantara Jaya juga merupakan importir dan distributor daging.

Selain itu, sekitar 70 persen produk datang dari usaha kecil dan menengah. Untuk membantu UKM, pihaknya tidak mengenakan biaya untuk mereka berjualan di gerai itu. Minimarket itu mengusung konsep one stop shopping, sehingga masyarakat bisa membeli daging beserta kebutuhan bumbu masak.

Secara keseluruhan, Suri Nusantara Jaya sekarang sudah memiliki 10 gerai. Penyebaran gerai di antaranya ada di Jatiwaringin, Pondok Gede, Joglo, Citayam, Depok, Pondok Kelapa, dan Cirebon.


(AHL)