MTF Bidik Pembiayaan untuk Mitsubishi Xpander

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 11 Aug 2017 09:03 WIB
mandiri tunas finance
MTF Bidik Pembiayaan untuk Mitsubishi Xpander
Seorang model sedang berpose di samping Mitsubishi Xpander (Foto: MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Mandiri Tunas Finance (MTF) membidik pembiayaan untuk produk baru dari PT Mitsubishi Motora Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), yaitu Mitsubishi Xpander. Mobil kelas MPV dengan rasa SUV ini diyakini akan menambah ramai pangsa pasar mobil sejenis yang dikuasai oleh Toyota.

Dalam Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2017, MTF menargetkan dapat mencapai 2000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK). Dari total tersebut, anak usaha Bank Mandiri ini menargetkan pembiayaan untuk Mitsubishi Xpander yaitu sekira 25 persennya.

"Dari target 2.000 SPK, paling engga kita dapat sekitar 400 sampai 500 SPK lah dar Mitsubishi Xpander," ujar Direktur MTF Harjanto Tjitohardjojo, dalam GIIAS 2017, di ICE BSD, Tangerang, Kamis 10 Agustus 2017.

Dirinya menambahkan, adanya pilihan yang lebih variatif bagi konsumen akan menambah pembiayaan kredit kendaraan bermotor. Apalagi melihat animo masyarakat yang datang dalam pameran otomotif GIIAS 2017 memberikan optimisme bagi MTF untuk peningkatan penjualan mobil.

Selama ini, Harjanto mengakui jika penguasaan pangsa pasar mobil masih dikuasai oleh Toyota dengan diikuti oleh Honda. Namun dengan kehadiran dari produk baru maupun produsen mobil baru asal Tiongkok yaitu Wuling Motors maka akan mendorong pembiayaan mobil baru.

"Kalau komposisi kemungkinan masih Toyota, Honda, tapi Mitsubishi ini kelihatannya menarik dengan Xpander. Kalau yang di sebrang (Wuling Motor) saya belum tahu antusiasnya seperti apa. Tapi kalau Xpander menarik karena kelas Avanza mereka masuk," jelas dia.

Sampai dengan akhir tahun MTF menargetkan pembiayaan dapat mencapai sekira Rp20 triliun atau naik dari tahun 2016 yang sebesar Rp18,6 triliun. Sampai dengan Juli 2017, MTF telah menyalurkan Rp11,6 triliun pembiayaan atau naik sembilan persen dari periode yang sama tahun lalu.


(ABD)