OVO Bidik Gandeng 100 Ribu Merchant hingga Akhir Tahun

Nia Deviyana    •    Rabu, 07 Nov 2018 16:54 WIB
ekonomi digitalovo
OVO Bidik Gandeng 100 Ribu <i>Merchant</i> hingga Akhir Tahun
OVO. Dok :Istimewa.

Jakarta: Platform pembayaran digital OVO menggandeng Warung Pintar sebagai metode pembayaran non tunai. Sebelumnya, OVO mengumumkan kemitraan dengan e-commerce Tokopedia, yang diklaim memiliki 80 juta pengguna aktif.

"Sampai saat ini kita sudah gandeng 89 ribu merchant. Sampai akhir tahun targetnya 100 ribu merchant," ujar Direktur OVO, Saud Parulian Saragih di Jakarta, 7 November 2018.

Saud menambahkan, Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) menjadi target yang akan konsisten dirangkul OVO mengingat perannya di perekonomian nasional yang cukup besar.

Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, UMKM menyumbang PDB hingga 60,34 persen. "Tapi masih banyak yang harus kita capai di UMKM, saat ini delapan persen saja yang tersentuh digital payment," tambahnya.

Menurut Saud, penggunaan uang tunai menjadi suatu kebiasaan yang sangat sulit diubah, dan konsumen hanya akan beralih ke pembayaran non-tunai apabila hal itu lebih mudah dan aman dibandingkan penggunaan uang tunai.

"Makanya kita selalu sosialisasikan kemudahan dan kenyamanan dari cashless payment. Misal kita datang ke warung bakso atau sate, kalau pakai cashless payment kan enggak perlu mikir ada uang kembalian atau enggak," pungkasnya.


(SAW)