BI Tak Khawatir Rupiah Kembali Sentuh Rp15 Ribu/USD

Husen Miftahudin    •    Kamis, 10 Jan 2019 21:00 WIB
bank indonesiarupiah menguat
BI Tak Khawatir Rupiah Kembali Sentuh Rp15 Ribu/USD
Bank Indonesia (BI) MI/Usman Iskandar.

Jakarta: Bank Indonesia (BI) menyebut nilai tukar rupiah yang sempat anjlok hingga menyentuh posisi Rp15 ribu pada Oktober 2018 hanya level psikologis. Bank sentral pun tidak masalah bila dalam beberapa waktu ke depan nilai tukar rupiah kembali menyentuh Rp15 ribu per USD. 

"Kalau kita lihat di 2018, (nilai tukar rupiah terhadap USD) mendekati level psikologis yang cukup tinggi, misalnya Rp14 ribu hingga Rp15 ribu. Rekor psikologis ini sudah tersentuh," kata Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah di kompleks perkantoran BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 10 Januari 2019.

Dahulu, jelasnya, banyak masyarakat yang khawatir terhadap nilai tukar rupiah yang menyentuh level psikologis. Namun lantaran mata uang Garuda sudah menyentuh rekor psikologis di posisi Rp15 ribu per USD, otoritas merasa tak ada yang perlu dikhawatirkan.

"Ketika level psikologis sudah tersentuh di Rp15 ribu, ekonomi Indonesia tetap stabil. Jadi menurut saya kalau kita bergerak ke Rp14 ribu sampai Rp15 ribu, masyarakat sudah terbiasa," beber dia.

Di sisi lain, Nanang menilai kondisi ekonomi global masih mengalami ketidakpastian di tahun ini. Kondisi ini membuat kinerja sektor manufaktur di berbagai negara merosot.

"Memang kalau kita lihat indikator manufaktur di berbagai negara-negara Eropa terutama di Jerman, Prancis, Spanyol itu menunjukkan sektor manufaktur merosot kinerjanya. Juga demikian korporasi besar seperti Samsung dan Apple yang menunjukkan kinerjanya menurun," ungkap dia.

Namun demikian, bank sentral akan terus mewaspadai ketidakpastian ekonomi global. "BI tetap waspada ekonomi global masih penuh ketidakpastian," pungkas Nanang.


 


(SAW)


Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan
Akhiri Perang Dagang

Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan

1 day Ago

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi Amerika Serikat akan mencapai kesepakata…

BERITA LAINNYA