Susi dan Rini Kembangkan Riset Perikanan Tangkap di Waduk Jatiluhur

Desi Angriani    •    Kamis, 14 Sep 2017 18:58 WIB
perikanan
Susi dan Rini Kembangkan Riset Perikanan Tangkap di Waduk Jatiluhur
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri BUMN Rini Soemarno. MTVN/Desi Anggriani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Perum Jasa Tirta ll menyepakati perjanjian kerja sama terkait pengembangan Riset Perikanan Tangkap Berbasis Budidaya di Perairan Waduk Jatiluhur. Kesepakatan kerja sama ini mendapat restu dari Menteri  Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan  Menteri BUMN Rini Soemarno.

Susi menuturkan, tujuan kerja sama  tersebut untuk mengimplementasikan Program Danau Jatiluhur Jernih secara berkelanjutan melalui upaya riset dan pemberdayaan masyarakat  yang memanfaatkan waduk sebagai sumber penghasilan dari usaha perikanan.

"Kalau tidak ada sinergi dengan budidaya, juga nanti terlalu padat kualitas air untuk Jakarta tidak terlalu baik. Kami ingin mempererat sienrgi ini supaya kita mendapatkan hasil seperti yang diharapkan. Untuk menuju competitiveness harus sinergi," ujar Susi dalam jumpa pers di Gedung Minabahari IV, Jakarta, Kamis 14 September 2017.

Menurutnya, ruang lingkup kerja sama tersebut berupa pelaksanaan pemberdayaan, pembinaan, pengawasan dan pendampingan terhadap masyarakat dalam kegiatan pengusahaan dan pengembangan perikanan tangkap berbasis budidaya.

"Ada pembinaan dan pendampingan dan kita tahu di Jateng ada persoalan pengalihan air tangkap dimana banyak keluhan masyarakat," imbuh dia.

Susi menambahkan, kerja sama  antara Kementerian BUMN dan KKP sudah terjalin sejak lama mulai dari kesepakatan kerja sama dengan PLN, BRI dan BNI. Sinergi ini untuk mempercepat akselarasi program pembangunan yang dicanangkan pemerintah

"Intinya ini adalah untuk meningkatkan sinergi dua kementerian, juga badan atau perusahaan yang dibawah Kementerian BUMN dan direktorat kita," tutur dia.

Adapun penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Kepala BRSDM KP Zulficar Mochtar dan Direktur Utama Perum Jasa Tirta ll Djoko Saputro. 

Waduk Jatiluhur merupakan waduk yang dibangun di daerah aliran sungai (DAS) Citarum dengan tujuan utama sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan penyediaan air minum. Waduk yang terletak di Kabupaten Punivakarta, Provinsi Jawa Barat, memiliki luas 8.300 Ha dengan kapasitas waduk mencapai kurang lebih 3 miliar m3 dan kedalaman waduk mencapai 96 meter. 

Waduk ini juga berfungsi untuk perikanan tangkap dan budidaya ikan. Pola penangkapan ikan di Waduk Jatiluhur adalah dengan menggunakan jaring insang, jala dan pancing dengan hasil tangkapan rata-rata sebesar 118.875 kg per tahun atau budidaya sebesar 1.359,439 ton per tahun. 


(SAW)