Himbara Bidik Peningkatan Penjualan Uang Elektronik Selama Mudik

Eko Nordiansyah    •    Rabu, 14 Jun 2017 18:11 WIB
transaksi non tunai
Himbara Bidik Peningkatan Penjualan Uang Elektronik Selama Mudik
Emoney. ANTARA/Agung Rajasa.

Metrotvnews.com, Jakarta: Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) membidik peningkatan penjualan uang elektronik (e-money) selama periode mudik Lebaran tahun ini. Peningkatan ini khususnya akan dipengaruhi oleh pembayaran jalan tol yang harus menggunakan e-money.

Direktur Operasional PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Ogi Prastomiyono mengatakan, penggunaan uang elektronik antarbank BUMN sudah terintegrasi. Khusus untuk pembayaran jalan tol, uang elektronik yang diterbitkan tiga bank sudah bisa digunakan.

"Penggunaan uang elektronik khususnya untuk pembayaran tol, Himbara sudah sinergi, tidak hanya bisa E-Money tapi bisa Brizzi dan Tapcash. Sudah hampir enam bulan empat bank jual uang elektronik yang bisa digunakan di tol," ujar dia di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu 14 Juni 2017.

Dirinya menambahkan, diperlukan sosialisasi yang lebih masif dari perbankan terkait pembayaran tol dengan uang elektronik. Bukan hanya penggunaannya tetapi bank juga perlu mensosialisasikan isi ulang (top up) uang elektronik di antara bank-bank Himbara.

"Penggunaan e-money untuk tol butuh sosialisasi untuk dapatkan uangnya dan top up. Apalagi per 1 Oktober transaksi tol harus sudah pakai e-money. Masih ada waktu tiga sampai empat bulan untuk jual sebanyak-banyaknya uang elektronik untuk tol," jelas dia.

Meski sudah terintegrasi untuk membayar tol, tetapi isi ulang uang elektronik masih dilakukan di masing-masing jaringan bank. Ke depannya diharapkan pengisian e-money bisa dilakukan di bank yang berbeda serta masyarakat bisa melakukan isi ulang di merchant-merchant tertentu.

Bank Mandiri menargetkan pada periode mudik tahun ini ada 50 ribu E-Money yang dapat terjual. Sementara BRI menargetkan 100 ribu dan BNI sebesar 50 hingga 60 ribu uang elektronik masing-masing bank yang dapat terjual.



(SAW)