BCA Bina Desa Wisata Wukirsari

M Studio    •    Rabu, 30 Mar 2016 10:25 WIB
berita bca
BCA Bina Desa Wisata Wukirsari
Komisaris Independen BCA Cyrillus Harinowo saat meresmikan Desa Wisata Wukirsari sebagai desa wisata binaan BCA -- dok.BCA

Metrotvnews.com, Jakarta: Keberlangsungan pariwisata yang berkualitas di Indonesia memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk perbankan. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mewujudkan komitmen dukungannya melalui program Bakti BCA dengan meresmikan Desa Wukirsari, Cangkringan, Sleman, DIY, sebagai desa wisata binaan BCA.

Peresmian dilakukan pada 19 Maret 2016 oleh Komisaris Independen BCA Cyrillus Harinowo, Sekretaris Perusahaan BCA Inge Setiawati, Camat Imogiri Sigit Subroto, dan Pejabat Sementara Lurah Wukirsari R Eko Wiyanto dengan disaksikan Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

“BCA secara aktif melakukan pendampingan kepada beberapa komunitas untuk dapat lebih mengembangkan potensi daerah. Diharapkan, melalui upaya tersebut dapat membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat. Salah satu komunitas yang telah aktif didampingi BCA adalah pengurus Desa Wukirsari. Setelah melakukan beberapa kali pendampingan dan pelatihan, hari ini kami meresmikan Desa Wukirsari sebagai salah satu desa wisata binaan BCA,” ujar Cyrillus.

UNESCO telah menetapkan wayang sebagai warisan budaya dunia pada 7 November 2003. Wayang menjadi suatu karya dan budaya yang mengagumkan dengan cerita narasi, warisan yang indah dan berharga, serta mencerminkan sikap solidaritas, sifat rohani, dan bersahabat dengan alam.

Hingga saat ini, wayang terus berkembang dan ada misi yang diemban, yakni sebagai sarana hiburan dan penerangan, pendidikan, bahkan sarana komunikasi. “Oleh karena itu, BCA terus memikirkan upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan budaya dan seni pertunjukan wayang. Salah satu upaya yang BCA lakukan untuk memastikan budaya ini tetap hidup dan berkembang di masyarakat Indonesia adalah dengan membina desa wisata wayang, yaitu Desa Wukirsari,” kata Cyrillus.

Sebelumnya, desa yang terletak di lereng Gunung Merapi ini telah dikenal sebagai destinasi wisatawa di Yogyakarta. Masyarakat dari dalam maupun luar negeri seperti Swiss, Perancis, Belanda, dan Jepang pernah belajar kesenian wayang di desa ini.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan antara lain membuat wayang, memainkan gamelan, menyaksikan pertunjukan wayang, serta tinggal di rumah pengrajin wayang di Desa Wukirsari. Seiring dengan pesatnya industri pariwisata Indonesia, khususnya Yogyakarta, maka Desa Wukirsari pun harus melakukan pengembangan agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pasar pariwisata.

Melalui program pelatihan ini, BCA ingin mengoptimalisasikan fungsi Desa Wukirsari sebagai Desa Wisata Wayang dengan menjadikannya sebagai salah satu desa wisata binaan BCA. Pada kesempatan tersebut, BCA juga mengadakan berbagai kegiatan, seperti perlombaan, pertunjukan wayang, dan pengobatan gratis untuk warga Desa Wukirsari.

Pada Jumat (18/3/2016), BCA telah mengadakan pengobatan gratis bagi warga Desa Wisata Pentingsari. “BCA menyadari bahwa pemerataan pelayanan kesehatan dapat mendukung aktivitas masyarakat di Desa Wukirsari. Tubuh yang sehat merupakan aset untuk dapat beraktivitas dan mengembangkan potensi diri, sehingga masyarakat dapat mengelola pariwisata Desa Wukirsari supaya dapat terus berkembang dan mengundang wisatawan dari penjuru negeri,” ujar Cyrillus.

Diharapkan, kehadiran BCA tidak saja dirasakan melalui pelayanan transaksi perbankan sesuai kebutuhan nasabah, tetapi juga senantiasa hadir dalam menjawab berbagai kebutuhan lainnya, seperti pengembangan di sektor pariwisata. Kegiatan penyerahan donasi dari BCA merupakan wujud perpanjangan tangan dari nasabah BCA yang telah mempercayakan BCA sebagai bank pemberi pelayanan perbankan untuk berbagai kebutuhan.


(NIN)