OJK Dorong Nilai Etik untuk Penerapan Good Governance

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 29 Nov 2016 11:17 WIB
ojk
OJK Dorong Nilai Etik untuk Penerapan <i>Good Governance</i>
Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad. (FOTO: MTVN/Eko Nordiansyah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, penerapan prinsip good governance harus dilakukan dengan menjunjung nilai etik. Bukan hanya dilakukan di kalangan pemerintahan, namun prinsip peyelengaraan manajemen yang baik ini bisa diterapkan oleh semua pihak mulai dari perusahaan publik hingga industri jasa keuangan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad mengatakan, penerapan good governance akan sangat ditentukan oleh kemampuan dalam menjaga nilai etik sebagai jiwa (roh) atau esensi dari good governance. Selain itu, penting untuk membangun kualitas penerapan good governance tidak hanya cukup melalui tataran fomal/legal, struktural, dan administratif.

"Kita bersama harus kembali pada evensi dan jiwa (roh) substansi good governance dengan menggunakan pendekatan principle based dalam penerapannya dan hanya dengan itu maka tujuan penerapannya akan tercapai secara substansial," kata Muliaman di Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).




Untuk itu OJK menggelar acara Risk & Governance Summit (RGS) 2016 dengan tema "Ethical Governance: The Soul of Sustainability". Acara ini merupakan gelaran rutin tahunan OJK bersama stakeholders bidang governance di Indonesia. Acara ini menjadi tempat berkumpulnya stakeholders di bidang GRC.

GRC merupakan stakeholders di semua bidang mulai dari governance, risk management, compliance, quality management internal audit, komite audit, dan lain-lain. RGS sebagai media untuk berbagi pengalaman, update peraturan dan best practices terakhir. Juga sebagai media untuk membangun komitmen, strategi, dan inisiatif baru dalam mengakselerasi peningkatan efektivitas good governance.

Baca: OJK-BPS Sepakat Perbaiki Data Jasa Keuangan

Sementara itu, Ketua Dewan Audit merangkap Angota Dewan Komisioner OJK Ilya Avianti mengatakan bahwa RGS 2016 ini adalah merupakan rangkaian dari inisiatif bersama seluruh pemangku kepentingan di bidang governance untuk terus menghidupkan semangat membangun governance (passion to governance).

"Melalui RGS 2016 ini kita berharap dapat membangun komitmen, strategi, dan Inisiatif bersama di antara seluruh pemangku kepentingan dan juga generasi muda melalui penguatan leadership dalam ethical governance untuk menjamin sustainability," katanya.


(AHL)