Kemenaker Dorong Seluruh Perusahaan Buat PKB dengan Pekerja

Gervin Nathaniel Purba    •    Kamis, 01 Feb 2018 18:24 WIB
berita kemenaker
Kemenaker Dorong Seluruh Perusahaan Buat PKB dengan Pekerja
penandatanganan PKB antara Dana Pensiun Perkebunan dengan SP-Dapenbun. Foto: dok Kemenaker

Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyambut positif perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara manajemen Dana Pensiun Perkebunan dengan Serikat Pekerja Dana Pensiun Perkebunan (SP-Dapenbun) ketujuh berlansung singkat. Hal itu menunjukkan hubungan industrial di Dapenbum berjalan kondusif, harmonis, dinamis, berkeadilan, dan bermartabat.

Direktur Persyaratan Kerja Kemenaker Junaidah berharap para pihak yaitu serikat pekerja dan manajemen Dapembum mampu mengimplementasikan PKB Dapenbum sebaik-baiknya sesuai kesepakatan para pihak.

“PKB Dapenbum dan SP-Dapenbum dapat dijadikan contoh kepada perusahaan lain khususnya di sektor perkebunan BUMN dan swasta," kata Junaidah seusai menyaksikan penandatanganan PKB antara Dana Pensiun Perkebunan dengan SP-Dapenbun di kantor Dapenbun, Jakarta Selatan, Kamis, 1 Februari 2018.

Penandatanganan antara Dirut Dapenbum Edwin Sinaga dengan Ketua SP Dapenbum Evin Lasmana. Direktur Operasional Dapenbum Dikdik Purwana dengan Sekretaris SP Dapenbum Boiran dan Direktur Investasi Haris Anwar dengan Wakil Ketua SP Dapenbum Faisal Abidin.

Junaida, akrab disapa Ida, mengatakan Kemenaker mengapresiasi setinggi-tingginya seluruh SP dan manajemen atas ditandatanganinya PKB Dapenbum sesuai visi misi Dapenbum, yakni menjadi dana pensiun yang mandiri, terpercaya, dan berkembang secara berkesinambungan.

Mengelola program pensiun secara profesional seluruh perusahaan dalam lingkup PT Perkebunan Nusantara (PTPN) serta lembaga terkait guna memelihara kesinambungan penghasilan hari tua bagi seluruh peserta.

Ida mengungkapkan, Data Bank Dunia menunjukkan perusahaan yang telah memiliki SP dan memiliki PKB sebanyak 72 persen. Sebanyak 96 persen di perusahaan yang telah memiliki PKB tersebut, pekerja merasa puas dengan pekerjaannya.

“Terbukti hari ini, tujuh tuntutan SP Dapenbum dikabulkan semuanya," ujar Ida.

Data di Kemenaker mengungkapkan pada 2015, perusahaan yang telah mendaftarkan PKB berjumlah 13.210. Setahun berikutnya, meningkat menjadi 13.371 perusahaan. Pada 2017 naik menjadi 13.624 perusahaan yang mendaftarkan PKB.

Menurut Ida, untuk mencapai peningkatan jumlah perusahaan yang memiliki PKB agar dapat sesuai dengan rencana strategis nasional (renstranas), pihaknya telah mengadakan kegiatan Training of Trainers (ToT) terampil berunding dalam pembuatan PKB yang bertujuan meningkatkan kuantitas dan kualitas isi dari PKB di perusahaan-perusahaan.

“Para trainers khususnya dari unsur serikat pekerja atau serikat buruh dan unsur pengusaha nantinya akan bersama-sama dengan pemerintah melakukan pembinaan, khususnya di daerah-daerah yang kiranya perlu dilakukan pembinaan khususnya dalam hal pembuatan PKB, " ucap Ida.

Ia mengakui, pembuatan PKB di sektor swasta maupun BUMN masih terdapat kendala. “Permasalahan dalam pembuatan tata tertib perundingan PKB maupun permasalahan mengenai durasi lamanya perundingan PKB yang masih sering berlarut-larut," ungkapnya.

Sementara itu, Elvin Lasmana mengungkapkan tujuh hasil kesepakatan bersama dalam perundingan PKB Dapenbum, di antaranya meliputi kenaikan gaji, transport, dan uang makan, yang telah dianggarkan pada 2018.

Selain itu pemberian tunjangan cuti panjang dua kali dari gaji menjadi dua kali gaji take home pay, fasilitas perawatan kesehatan dan pengobatan sesuai kelas dan plafon melalui BPJS dan fasilitas kesehatan asuransi.

“Kita juga menyepakati pendidikan dan pelatihan untuk karyawan yang akan memasuki masa purna tugas, bantuan pemondokan untuk anak karyawan yang bersekolah di luar wilayah domisili. Perubahan jam kerja Senin hingga Kamis pukul 8 hingga pukul 17 dan ketertertiban aktivitas kerja," pungkas Elvin.


(TRK)

Tarif Kargo Udara Naik Ratusan Persen

Tarif Kargo Udara Naik Ratusan Persen

5 hours Ago

Tiga maskapai penerbangan yakni Garuda Indonesia, Lion Air dan Sriwijaya melakukan kebijakan me…

BERITA LAINNYA