Lampu Juara Bidik Pangsa Pasar 5%

   •    Minggu, 11 Feb 2018 22:00 WIB
lampu jalan
Lampu Juara Bidik Pangsa Pasar 5%
LED Juara. Dok: Ist.

Jakarta: Produsen lampu PT Renesola Clean Energy memperkenalkan brand baru lampu Light Emitting Diode (LED) Juara untuk pasar Indonesia. Renesola berani menargetkan LED Juara meraih lima persen pangsa pasar di Tanah Air pada akhir tahun ini.

"Kami optimistis LED Juara bisa diterima pasar di Indonesia karena banyak keunggulannya. Apalagi kami sematkan nama dan identitas lokal dengan motif batik parang di kemasan, sehingga cita rasa lokal lebih kentara," ujar Country Director Renesola Noor Miftah Bakry dalam keterangannya, Minggu, 11 Februari 2018.

Miftah menjelaskan Renesola sudah mulai beroperasi di Indonesia sejak 2015. Namun, baru tahun ini mulai gencar ekspansi bisnis dengan strategi baru dan brand baru yakni LED Juara. Menurut dia, pihaknya sengaja memilih nama Juara sebagai semangat dan komitmen untuk memberikan lampu dengan spesifikasi terbaik kepada konsumen dengan harga paling terjangkau dan jaminan garansi panjang.

Riza memaparkan, kelebihan LED Juara adalah lampu itu juara dalam menghadapi fluktuasi tegangan yang naik turun. Lampu LED Juara tetap terang walau dalam kondisi tegangan rendah. Lampu ini juga memiliki ketahanan menghadapi kejutan listrik sampai rentang 500 volt.

"Kondisi kelistrikan di Indonesia memiliki kecenderungan voltase naik-turun. Makanya konsumen menginginkan lampu yang memiliki ketahanan terhadap fluktuasi tegangan, karena musuh utama lampu adalah fluktuasi tegangan," tutur dia.

Keunggulan lainnya, kata Riza, LED Juara memiliki umur 15 ribu jam dengan garansi tiga tahun. Lampu ini tetap terang walaupun telah dinyalakan bertahun-tahun.

"Konsumen sekarang ini ingin lampu yang tidak hanya sekadar terang, tetapi mampu memberikan kenyamanan dan mendukung aktivitas di dalam ruang," jelas dia.

Ditambahkan, konsumen juga menginginkan lampu yang tidak hanya tahan lama, tetapi mampu memberikan garansi yang panjang dan tetap terang sepanjang waktu. Saat ini, lanjut dia, banyak lampu yang usianya bisa panjang, masih hidup, tetapi sudah tidak terang lagi.

Konsumen juga tentunya menginginkan harga yang terjangkau dengan kualitas terbaik. Keinginan konsumen dipenuhi LED Juara. Dengan kualitas dan spesifikasi setara dengan pemimpin pasar, dan memiliki garansi panjang, harga LED Juara hanya dibanderol sekitar Rp10 ribu.

Miftah melanjutkan, saat ini konsumen mulai aware dengan spesifikasi produk lampu. Sebelumnya, saat membeli lampu, konsumen tidak terlalu banyak pertimbangan.

"Dengan banyaknya merek di pasar, konsumen sudah mulai biasa membandingkan spesifikasi dari berbagai merek. Kini tidak terpaku pada merek-merek tertentu saja. Ini tentu menjadi peluang bagi produsen lampu untuk berlomba-lomba memberikan spesifikasi terbaik kepada konsumen," papar dia.

Ia mengakui, bisnis lampu di Tanah Air cenderung stagnan dan minim inovasi. Inovasi yang selama ini ramai dipublikasikan kebanyakan adalah inovasi yang kurang relevan secara bisnis, bahkan ada beberapa inovasi yang hanya relevan dan bisa dilakukan di luar Indonesia. Sehingga inovasi-inovasi tersebut tidak memberikan kontribusi kepada perkembangan industri perlampuan tanah air.

Dari 2000 sampai sekarang, di industri perlampuan, inovasi yang tergolong besar dan revolusioner hanya ada dua yaitu perpindahan dari lampu pijar ke Lampu Hemat Energi (LHE) dan munculnya lampu LED. Saat ini, pasaran produk lampu hanya dikuasai dua varian yakni LHE dan LED, sehingga diperlukan terobosan inovatif untuk menggairahkan industri perlampuan Tanah Air.

"Renesola berkomitmen memberikan warna berbeda dalam dunia perlampuan di Indonesia, menggunakan pendekatan berbeda dengan kompetitor lain," tutur dia.

Ditambahkan, Renesola Indonesia menggunakan produk sebagai kekuatan utama dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau, lingkar inovasi yang cepat, dan selalu menggunakan corak Indonesia sebagai identitasnya.

"Ini merek global dengan cita rasa lokal yang berusaha menjadi lampunya orang Indonesia," tambah Miftah.

Sebagai pemain yang relatif baru, Renesola ingin kembali menggairahkan bisnus perlampuan di Indonesia. Renesola merupakan merek global yang sudah ada di lebih dari 20 negara di dunia. Perusahaan ini sudah tercatat di bursa saham New York (kode SOL) dan sudah beroperasi di Indonesia sejak 2015.

Ia menjelaskan, pengalaman menjadi pemain besar industri lampu global diyakini akan bisa menambah kekuatan di Indonesia. Pada kuartal pertama 2018, Renesola akan semakin memperkuat pasar dengan memenuhi line up produk yang selama ini masih kosong baik di lini LHE dan LED.

Di kuartal selanjutnya, Renesola akan melengkapi lini produk untuk lampu kebutuhan khusus. Renesola juga memilih Susy Susanti, peraih medali emas pertama bagi Indonesia di Olimpiade Barcelona yang menjadi brand ambassador LED Juara.

Data menunjukkan, pangsa pasar LED masih tergolong kecil, jauh dibanding LHE. Pada 2016, total kebutuhan LED sebesar 80 unit, jauh di bawah LHE yang sebanyak 280 juta unit. Pada 2017, kebutuhan lampu mencapai 400 juta unit. Sebanyak 80 persen  dari permintaan kedua jenis produk itu masih dipenuhi produk impor. Miftah memperkirakan, tahun ini permintaan untuk produk LED bisa mencapai 120 juta unit.


(SAW)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

1 day Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA