Pemerintah Didesak Buka Keran Impor Komoditas

Fachri Audhia Hafiez    •    Minggu, 11 Mar 2018 08:06 WIB
pangan
Pemerintah Didesak Buka Keran Impor Komoditas
Ketua KPPU Syarkawi Rauf - ANT/SAHRUL MANDA TIKUPADANG (STR)

Jakarta: Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendesak pemerintah membuka kebijakan keran impor komoditas pangan untuk mengantisipasi gejolak harga jelang Idulfitri. Langkah tersebut juga dipandang sebagai pemenuhan kebutuhan pangan nasional.

"Pemerintah segera ambil kebijakan untuk buka keran impor komoditas sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan nasional, sebelum terjadi gejolak harga pangan secara signifikan di pasaran," kata Ketua KPPU Syarkawi Rauf dalam diskusi bertemakan menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan jelang Ramadan dan Idul Fitri 2018 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 10 Maret 2018.

Adapun jenis komoditas pangan oleh KPPU yang harus dilakukan impor antara lain, bawang putih dan daging sapi. Syarkawi mengatakan, keputusan impor pangan tersebut mesti cepat dilakukan, mengingat pemenuhan kebutuhan pangan nasional jelang Idulfitri bisa tercapai.

"Karena keputusan kebijakan impor memiliki proses yang cukup panjang, lantaran mendatangkan barang dari luar negeri," ujar Syarkawi.

Pihak KPPU juga akan membentuk satgas pangan, bersama pihak terkait dalam memantau gejolak harga dari pelaku kartel pangan jelang Idulfitri.

"KPPU telah melakukan koordinasi dengan satgas pangan Mabes Polri, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan, serta Perum Bulog untuk melakukan pengawasan," ujar Syarkawi.

Target harga pangan yang akan menjadi pengawasan oleh satgas pangan meliputi harga beras. Harga beras medium dipatok Rp9.450, jenis premium paling tinggi Rp12.800 per kilogram, serta harga daging dan bawang putih yang disesuaikan dengan kondisi pasar.


(AZF)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

4 hours Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA