Kemilau Emas Antam Meredup ke Rp626 Ribu/Gram

Angga Bratadharma    •    Rabu, 06 Dec 2017 10:04 WIB
harga emas
Kemilau Emas Antam Meredup ke Rp626 Ribu/Gram
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Rabu tercatat melemah sebesar Rp4.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp630 ribu per gram. Hari ini, harga emas berada di posisi Rp626 ribu per gram dan harga pembelian kembali berada di posisi Rp549 ribu per gram.

Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Rabu, 6 Desember 2017, pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp589,7 ribu per gram atau setara dengan Rp5,897 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp584,2 ribu per gram atau setara dengan Rp14,60 juta.

Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp581,1 ribu per gram atau setara dengan Rp29,05 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp579,4 ribu per gram atau setara dengan Rp57,94 juta.

Sementara emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram, harganya yaitu Rp577,0 ribu per gram atau setara dengan Rp288,54 juta. "Harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan," tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam.



Adapun harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Selain itu, harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 yakni 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen). Sedangkan buy back di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 yakni 1,5 persen dan tanpa NPWP tiga persen.

Sedangkan kontrak emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir turun ke level terendah empat bulan pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena indeks dolar Amerika Serikat (USD) terus menguat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari, turun USD12,80 atau 1,00 persen, menjadi ditutup pada USD1.264,90 per ounce. Ini merupakan penurunan harga logam mulia kedua berturut-turut, setelah Senat AS menyetujui sebuah proposal reformasi pajak selama akhir pekan lalu.

 


(ABD)