Perusahaan Fintech Jaga Kualitas Rasio Kredit

Nia Deviyana    •    Jumat, 02 Nov 2018 11:48 WIB
fintech
Perusahaan <i>Fintech</i> Jaga Kualitas Rasio Kredit
Ilustrasi. (FOTO: Medcom.id/M. Rizal)

Jakarta: Financial technology (fintech) menjadi alternatif efektif dalam mengatasi kebutuhan keuangan yang mendesak. Bisnis ini perlahan mulai memiliki peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Salah satu fintech yang mencatat pertumbuhan usaha signifikan hingga kuartal III-2018, UangTeman, terus menjaga kualitas rasio kredit perseroan.

Perusahaan mencatat penyaluran pinjaman lebih dari Rp300 miliar atau meningkat lebih dari 300 persen. Hal ini sejalan dengan tumbuhnya jumlah nasabah baru sebesar enam kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

CEO sekaligus Co-Founder UangTeman Aidil Zulkifli mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menjaga rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) UangTeman tetap stabil dan dalam batas aman meski penyaluran pinjaman meningkat signifikan.

Tercatat rasio NPL tetap berada di bawah tiga persen. "Kami memiliki fokus yang kuat untuk usaha yang berkesinambungan dengan menerapkan seleksi calon nasabah yang cepat dan akurat sehingga kualitas penyaluran pinjaman terus terjaga, meskipun secara kuantitas meningkat tajam," ujar Aidil dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id, Jumat, 2 November 2018.

Aidil mengungkapkan berdasarkan portfolio pinjaman, sebesar lebih dari 30 persen pinjaman ditujukan untuk keperluan pengembangan usaha kecil menengah, sedangkan 25 persen untuk keperluan darurat terkait pendidikan, 20 persen untuk keperluan darurat terkait kesehatan, dan sisanya lebih ke arah konsumsi.

"Kami fokus menyasar segmen ritel, transaksi mikro termasuk para pelaku usaha mikro hingga ke sejumlah daerah di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung peningkatan inklusi keuangan di Indonesia sesuai komitmen pemerintah menjadi 75 persen pada 2019," pungkas Aidil.

 


(AHL)