Kuartal II-2018

Kunjungan Wisman Dorong Ekonomi Sulut Tumbuh 5,83%

   •    Selasa, 07 Aug 2018 12:03 WIB
wisatawanbpsekonomi daerah
Kunjungan Wisman Dorong Ekonomi Sulut Tumbuh 5,83%
Gedung BPS (MI/Atet Dwi Pramadia)

Manado: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang tinggi mendorong ekonomi Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tumbuh sebesar 5,83 persen pada triwulan II-2018 dibandingkan dengan triwulan II-2017. Diharapkan kondisi ini bisa dipertahankan atau ditingkatkan di kemudian hari.

Kepala BPS Provinsi Sulut Ateng Hartono mengatakan tingginya pertumbuhan lapangan usaha jasa lainnya didorong oleh masih tingginya kunjungan wisman ke Sulut serta efek libur panjang pada triwulan II-2018 yang juga memberikan dorongan pada kategori ini.

Pertumbuhan, lanjutnya, didukung oleh hampir semua lapangan usaha kecuali lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan serta lapangan usaha pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang yang mengalami penurunan masing-masing sebesar minus 0,30 persen dan minus 0,77 persen.

"Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh jasa lainnya sebesar 12,72 persen, diikuti jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 9,98 persen, dan jasa perusahaan sebesar 9,73 persen. Struktur PDRB Sulut menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan II-2018 tidak banyak berubah," tuturnya, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 7 Agustus 2018.

Pertanian, kehutanan, dan perikanan, perdagangan besar-eceran, reparasi mobil-sepeda motor; konstruksi dan transportasi pergudangan masih mendominasi PDRB Sulawesi Utara, masing-masing sebesar 20,59 persen, 12,30 persen, 11,41 persen dan 11,22 persen.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara triwulan II-2018, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,85 persen, diikuti transportasi dan pergudangan sebesar 0,78 persen; dan industri pengolahan sebesar 0,77 persen.

"Perekonomian Sulut berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2018 mencapai Rp28,90 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp20,43 triliun," pungkasnya.

 


(ABD)


Menkeu Bicara Kesuksesan Penyelenggaraan Pertemuan IMF-WB

Menkeu Bicara Kesuksesan Penyelenggaraan Pertemuan IMF-WB

2 hours Ago

Pertemuan tahunan IMF-World Bank Group 2018 telah resmi ditutup pada Minggu (14/10/2018). Acara…

BERITA LAINNYA