Kemenaker akan Tindaklanjuti Tawaran USAID Soal Pelatihan PMI

Pelangi Karismakristi    •    Selasa, 03 Apr 2018 22:11 WIB
berita kemenaker
Kemenaker akan Tindaklanjuti Tawaran USAID Soal Pelatihan PMI
Menaker Hanif Dhakiri merespons sejumlah program kerja sama yang ditawarkan United States Ageny for International Development (USAID) (Foto:Dok)

Jakarta: Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri merespons sejumlah program kerja sama yang ditawarkan United States Ageny for International Development (USAID). Terutama bagi para pekerja migran Indonesia (PMI) jelang keberangkatan ke luar negeri. 

"Tawaran tersebut akan ditindaklanjuti oleh tim Kemenaker dengan membuat rencana kerja dan pola metode pelatihan yang dibutuhkan," kata Menaker Hanif, saat menerima audiensi perwakilan USAID David Timbermain dan Ahsanul Minan, di kantor Kemenaker, Selasa, 3 Maret 2018.

Pada saat yang sama, Direktur Jenderal Pengawasan Tenaga Kerja dan Keselamatan Kesehatan Kerja (Binwasnaker K3) Sugeng Priyanto mengatakan, ada dua tawaran yang diberikan USAID kepada Kemenaker, yaitu melatih keterampilan PMI, termasuk pelatihan sebelum keberangkatan ke luar negeri.  

"Pak Menteri menyambut baik tawaran itu. Nanti akan ditindaklanjuti kira-kira jenis pelatihan apa yang akan bisa dilaksanakan dalam waktu segera," ujar Dirjen Sugeng dalam siaran persnya.

Sugeng menambahkan, USAID juga menawarakan bantuan dari negara Amerika Serikat berupa program pelatihan. Bukan hanya ditujukan bagi pekerja migran, namun juga bantuan guna meningkatkan manajemen organisasi dan individu. 

"Jadi kita ditawarkan mau pelatihan apa? Karena saya Dirjen Pengawasan, saya menanyakan adakah program untuk pengawas tenaga kerja. Dia bilang mau kaji terlebih dulu," imbuh Sugeng.

Selain tawaran ke Kemnaker, lanjut Sugeng, USAID juga telah melakukan kerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan beberapa Kementerian lain yang telah memperoleh pelatihan. 

“Nanti Pak Menteri akan mengkaji  tawaran-tawaran kerja sama dari USAID tadi dan akan ditindaklanjuti oleh Eselon I," kata dia.

Sementara itu, perwakilan USAID David Timbermain menjelaskan peluang kerja sama yang akan diberikan USAID pada jajaran Kemnaker. Tujuan pertemuan ini ialah untuk mengidentifikasi wilayah konkrit yang bisa dilakukan kerja sama antara USAID dengan Kemenaker.

"Tentunya kerja sama yang sesuai dengan kebutuhan kedua belah pihak, yakni seputar pengembangan sosial-ekonomi dan terkait dengan bidang ketenagakerjaan," ucap David.


(ROS)

Tarif Kargo Udara Naik Ratusan Persen

Tarif Kargo Udara Naik Ratusan Persen

5 hours Ago

Tiga maskapai penerbangan yakni Garuda Indonesia, Lion Air dan Sriwijaya melakukan kebijakan me…

BERITA LAINNYA