Minat Masyarakat terhadap KA Wijayakusuma Tinggi

   •    Minggu, 02 Sep 2018 21:33 WIB
kereta api
Minat Masyarakat terhadap KA Wijayakusuma Tinggi
Kereta Api (MI/Galih Pradipta).

Purwokerto: Minat masyarakat terhadap rute baru Kereta Api Wijayakusuma, yang diresmikan pada 1 September 2018 tergolong tinggi. Hal ini dikatakan oleh Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto Supriyanto.

"KA Wijayakusuma yang semula melayani rute Cilacap-Yogyakarta-Solo PP (pergi pulang), sejak Sabtu kemarin diperpanjang hingga Banyuwangi, Jawa Timur. Dari pantauan kami, minat masyarakat terhadap KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Banyuwangi tergolong tinggi," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dikutip dari Antara, Minggu, 2 September 2018. 
    
Ia mengatakan okupansi penumpang pada hari pertama dan kedua perjalanan KA Wijayakusuma melampaui prediksi awal. Dalam hal ini, kata dia, KA Wijayakusuma membawa empat kereta eksekutif dengan kapasitas 200 tempat duduk dan tiga kereta ekonomi premium dengan kapasitas 192 tempat duduk.
    
Berdasarkan pantauan rail ticketing system, lanjut dia, jumlah penumpang pada hari pertama perjalanan KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Banyuwangi, Sabtu tercatat sebanyak 745 penumpang terdiri atas 326 penumpang kelas eksekutif dan 448 penumpang kelas ekonomi.     
 
Sementara, untuk KA Wijayakusuma relasi Banyuwangi-Cilacap pada hari yang sama tercatat sebanyak 774 penumpang terdiri atas 326 penumpang eksekutif dan 448 penumpang ekonomi premium.
    
Pada hari kedua, Minggu, KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Banyuwangi mengangkut 737 penumpang, sedangkan relasi Banyuwangi-Cilacap sebanyak 858 penumpang.
    
"Tingginya okupansi penumpang yang mencapai lebih dari 100 persen itu terjadi karena adanya penumpang yang naik dan turun di sejumlah stasiun seperti Yogyakarta, Solo, Madiun, Jombang, Surabaya, serta Jember. Apalagi saat sekarang PT KA (Persero) memberikan tarif promo mulai dari Rp220 ribu untuk KA Wijayakusuma keberangkatan 1-30 September 2018," kata Supriyanto.
     
Menurut dia, KAI juga memberikan tarif khusus go show yang tiketnya dapat dibeli dua jam sebelum keberangkatan, yakni relasi Cilacap-Yogyakarta sebesar Rp110 ribu untuk kelas eksekutif dan Rp60 ribu untuk kelas ekonomi premium, Cilacap-Solobalapan sebesar Rp120 ribu untuk eksekutif dan ekonomi Rp70 ribu, Kutoarjo-Yogyakarta Rp45 ribu untuk eksekutif dan Rp25 ribu untuk ekonomi, serta Kutoarjo-Solobalapan Rp75 ribu untuk eksekutif dan Rp45 ribu untuk ekonomi.
     
Selain itu, Yogyakarta-Solobalapan sebesar Rp55 ribu untuk eksekutif dan Rp40 ribu untuk ekonomi, Kroya-Cilacap Rp30 ribu untuk eksekutif dan Rp20 ribu untuk ekonomi, Yogyakarta-Madiun Rp100 ribu untuk eksekutif dan Rp70 ribu untuk ekonomi, Madiun-Surabayagubeng Rp100 ribu untuk eksekutif dan Rp70 ribu untuk ekonomi, Surabayagubeng-Jember Rp100 ribu untuk eksekutif dan Rp65 ribu untuk ekonomi, serta Jember-Banyuwangi Rp65 ribu untuk eksekutif dan Rp35 ribu untuk ekonomi.
    
KA Wijayakusuma yang mulai beroperasi pada 26 September 2017 semula hanya melayani relasi Cilacap-Yogyakarta-Solo dengan layanan kelas ekonomi premium.
    
Akan tetapi, sejak 1 September 2018, rute layanan KA Wijayakusuma diperpanjang hingga Banyuwangi dengan membawa empat kereta eksekutif berkapasitas 200 tempat duduk dan tiga kereta ekonomi premium berkapasitas 192 tempat duduk.
     
KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Banyuwangi diberangkatkan dari Stasiun Cilacap pada pukul 14.10 WIB dan tiba di Stasiun Banyuwangi Baru pukul 07.02 WIB, sedangkan KA Wijayakusuma relasi Banyuwangi-Cilacap diberangkatkan dari Stasiun Banyuwangi Baru pada pukul 11.05 WIB dan tiba di Stasiun Cilacap pukul 04.42 WIB

(SAW)