Bisnis Ritel Utamakan Efisiensi dan Pelayanan

   •    Minggu, 27 Nov 2016 17:42 WIB
ritel
Bisnis Ritel Utamakan Efisiensi dan Pelayanan
Alfamart. Foto Terbit.

Metrotvnews.com, Jember: Direktur Corporate Affair PT Sumber Alfaria Trijaya TBK (Alfamart) Solihin mengatakan pihaknya menerapkan bisnis ritel di era persaingan bebas dengan mengutamakan pelayanan dan melakukan efisiensi dalam mempertahankan persaingan bisnis ritel tersebut.

"Dalam bisnis retail hakekatnya cuma dua dari kapan sampai kapan yakni pelayanan dan efisiensi. Di era manapun dalam bisnis ini yang menang adalah memberikan pelayanan yang lebih baik dan tingkat efisiensi yang tinggi," kata Solihin di Kabupaten Jember, Jawa Timur dikutip dari Antara, Minggu (27/11/2016).

Untuk itu, lanjut dia, perusahaan berusaha semaksimal mungkin meningkatkan pelayanan untuk memenangkan persaingan bisnis ritel dan perlu dilakukan efisiensi, sehingga dengan strategi tersebut, PT Sumber Alfaria Trijaya siap bersaing dengan ritel lain.

"Untuk meningkatkan pelayanan juga perlu dilakukan pendekatan dengan pelanggan atau konsumen seperti pada kegiatan HUT ke-17 Alfamart digelar jalan sehat bersama dengan tujuan mendekatkan Alfamart dengan konsumen, salah satunya fun walk di Jember," jelas dia.

Selain itu, lanjut dia, pertumbuhan Alfamart untuk mengembangkan bisnis retail juga sudah melakukan ekspansi ke luar negeri seperti di Filipina dengan satu cabang yang memiliki sekitar 250 toko.

"Peluang pasar di Filipina sangat besar, sehingga kemungkinan terus mengembangkan ekspansi ke luar negeri dan tidak hanya di dalam negeri saja," ujarnya, menambahkan.

Sementara Branch Manajer Alfamart Jember Anang Sani Setiawan mengatakan jalan sehat yang diikuti sebanyak 5.000 lebih pelanggan merupakan salah satu cara untuk lebih dekat dengan konsumen.

"Alfamart sudah 17 tahun berjalan dan perusahaan berupaya terus meningkatkan kepuasan pelanggan melalui standar pelayanan yang terbaik," tuturnya.

Ia mengatakan jumlah toko Alfamart di Kabupaten Jember sebanyak 128 toko yang tersebar di 31 kecamatan dengan menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, sehingga dengan usia ke-17 menandai kedewasaan dan kesiapan perusahaan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi.


(SAW)