BLK Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Terampil

Intan fauzi    •    Sabtu, 22 Jul 2017 15:17 WIB
tenaga kerjakemenaker
BLK Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja Terampil
Kepala Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Serang, Fauziah (berkerudung). Foto: Humas Kemenaker

Metrotvnews.com, Serang: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memaksimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK) untuk mencetak tenaga kerja terampil. Kemenaker membuat program revitalisasi, rebranding, dan reorientasi BLK atau yang lebih dikenal dengan sebutan 3R.

Intinya, program ini akan menjadikan BLK yang berada di bawah Kemenaker maupun di daerah untuk menciptakan tenaga kerja secara masif dan fokus sesuai kebutuhan industri. Awal tahun ini, Menaker Hanif Dhakiri telah menunjuk tiga Balai Besar Pengembangan Pelatihan Kerja (BBPLK) dalam program 3R tahap pertama, yaitu BBPLK Bekasi, BBPLK Serang, dan BBPLK Bandung.

Untuk merespon itu, Kepala BBPLK Serang Fauziah mengatakan pihaknya mendukung upaya yang dilakukan pemerintah pusat dalam menciptakan tenaga kerja terampil di balai latihan kerja. "BBPLK Serang memiliki visi menjadi pusat pelatihan tenaga kerja profesional dan berkualitas sesuai dengan kebutuhan industri," kata Fauziah, kemarin.

BBPLK Serang mempunyai dua program pelatihan kerja berdasarkan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) yang sesuai dengan program 3R BLK, yaitu, teknik las dan teknik listrik.

“Peserta pelatihan kemudian akan diuji kompetensi sebagai bentuk pengesahan atas kompetensi yang ditempuh selama pelatihan yang diterbitkan oleh Badan Nasional sertifikasi Profesi (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP),” jelasnya.

Baca: Kemenaker Maksimalkan Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLK

Sejak 2001 hingga sekarang BBPLK Serang memiliki ciri khas dibandingkan dengan BLK UPTP lainnya, yaitu program pelatihan teknisi ahli yang diadopsi secara utuh dari program pelatihan dari negara-negara maju seperti Austria.

Program ini merupakan program unggulan dari BBPLK Serang. Dunia industri banyak memberdayakan lulusan BBPLK Serang untuk dijadikan tenaga kerja multi guna. Program yang berdurasi dua tahun ini meliputi in house training dan on the job training untuk kejuruan las industri, mesin industri, elektronika industri dan mekatronika.

Peserta akan dibekali sejumlah pelatihan. Di antaranya, kompetensi untuk mengantisipasi perubahan teknologi dan kualifikasi pekerjaan yang berubah cepat. Peserta juga diajari pengetahuan manajemen pemasaran, perilaku organisasi, dan hubungan industrial.

Setiap tahunnya BBPLK Serang mencetak tenaga kerja terampil dari jurusan teknik las dan teknik listrik. Setengah lulusan langsung terserap. “Untuk tahun ini jumlah peserta pelatihan di BBPLK Serang meningkat enam kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya, khususnya untuk kejuruan las dan listrik,” kata Fauziah.




(UWA)