Antam Yakin Target Ekspor Bijih Nikel dan Bijih Bauksit Tercapai

Annisa ayu artanti    •    Senin, 07 Aug 2017 15:56 WIB
antam
Antam Yakin Target Ekspor Bijih Nikel dan Bijih Bauksit Tercapai
Antam (MI/Panca Syurkani).

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Antam Tbk, menyatakan sejak diberikan izin ekspor mineral yakni bijih nikel dan bijih bauksit pada April 2017 lalu target ekspor sampai akhir tahun akan tercapai.

Sekretaris Perusahaan Antam, Apriliandi Hidayat Setia mengatakan, sampai dengan semeser I tercatat ekspor bijih nikel kadar rendah sudah mencapai 275.513 wet metrik ton (wmt) dan bauksit mencapai 128.232 wmt.

"Semester 1 ekspor bijih nikel kadar rendah mencapai 275.513 wmt, sedangkan realisasi ekspor bijlh bauksit mencapai 128.232 wmt," kata Sekretaris Perusahaan Antam, Apriliandi Hidayat Setia di kantor BEI, Jakarta, Senin 7 Agustus 2017.

Sampai dengan bulan Juli, Direktur Marketing Antam Tatang Hendra menuturkan Antam sudah mulai melakukan pengapalan secara rutin. Atas dasar itu, Ia yakin target ekspor 2,7 juta wmt bijih nikel dan 850 ribu wmt bijih bauksit bisa tercapai.

"Insya Allah bisa karena di bulan Juli ini tambang-tambang yang kita dedikasikan untuk ekspor ini sudah mulai beroperasi, udah mulai running," ucap Tatang.

Tatang juga melanjutkan, Antam juga mengajukan tambahan ekspor untuk nikel kadar rendah. Penambahan kuota ekspor itu dilakukan berdasarkan pada proyek Smelter Grade Alumina (SGA) di Maluku utara, di Halmahera Timur.

"Untuk penambahan ini kita kan berbasis pada project. Project kita yang di Maluku Utara, di Halmahera Timur, jadi untuk kuotanya tersebut sementara ini kita sedang berproses, angkanya mungkin nanti kita bergantung pada persetujuan kementerian," tutup Tatang.


(SAW)